Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Suasana semarak dan penuh kegembiraan tampak di UPT SD Negeri Trajeng I dan TK Sinar Harapan saat menggelar Karnaval Kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Rabu (27/8/2025) pagi.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Lucky Danardono, AP, MM, beserta jajaran pejabat terkait. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan atas kreativitas dan semangat nasionalisme yang ditunjukkan para peserta didik.

Dalam sambutannya, Lucky menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Karnaval Kemerdekaan ini adalah wujud nyata semangat nasionalisme yang harus terus kita pupuk. Saya berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Pasuruan,” ujarnya.
Sebagai tanda dimulainya karnaval, Lucky Danardono melakukan pengguntingan pita, yang disambut meriah oleh siswa, guru, serta masyarakat yang hadir.

Karnaval mengambil rute mengelilingi sejumlah jalan utama di sekitar sekolah, yaitu:
- SDN Trajeng I – Jl. Halmahera
- Jl. Kalimantan – Jl. Sulawesi
- Jl. Hangtuah – Jl. Halmahera – kembali ke SDN Trajeng I
“Rute ini dipilih agar masyarakat luas dapat ikut menyaksikan dan merasakan semangat kemerdekaan,” terang salah satu panitia.
Karnaval semakin semarak dengan penampilan Barong Sai, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi warga. Kehadiran kesenian tradisional tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga memperlihatkan kekayaan budaya yang turut memperkuat nilai kebangsaan.

“Dengan semangat kemerdekaan, mari kita terus berkarya dan berinovasi untuk memajukan pendidikan di Kota Pasuruan. Karnaval ini adalah bukti bahwa nasionalisme dan budaya dapat bersatu dalam perayaan yang bermakna,” tambah Lucky Danardono.
Melalui kegiatan ini, UPT SD Negeri Trajeng I dan TK Sinar Harapan ingin menanamkan nilai cinta tanah air sejak dini, mempererat persaudaraan, serta memberikan hiburan bermakna bagi masyarakat sekitar.
Karnaval Kemerdekaan ini menjadi simbol semangat kebersamaan dalam membangun bangsa, di mana pendidikan, budaya, dan nasionalisme berpadu dalam satu perayaan penuh makna.
Pewarta; Guteh Moel




