Gresik, SuaraRakyat62.com – Sebanyak 1.413 atlet dari berbagai penjuru Kabupaten Gresik resmi memulai persaingan dalam Bupati Gresik Cup 2026, sebuah ajang olahraga yang diproyeksikan menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet berbakat menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pekan Olahraga Nasional (PON), hingga level internasional seperti SEA Games.

Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gresik tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di GOR Wahana Ekspresi Poesponegoro, Senin (20/7/2026).
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Yani menegaskan bahwa Bupati Gresik Cup bukan sekadar agenda kompetisi tahunan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Gresik dalam membangun prestasi olahraga melalui pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Menurutnya, kejuaraan ini menjadi ruang bagi para atlet untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang akan digelar di Surabaya.
“Ini menjadi sebuah ajang silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antaratlet. Kemudian berlatih bersama dalam rangka persiapan Porprov yang akan diselenggarakan di Surabaya,” ujar Gus Yani.
Ia optimistis pembinaan yang konsisten akan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Gresik di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
“Pembinaan atlet terus kita jalankan dan menjadi satu motivasi untuk atlet mengejar kesuksesan nonakademik. Mudah-mudahan Porprov tahun depan kita semakin mendapatkan peringkat di Jawa Timur, bahkan banyak atlet yang bisa ikut sampai PON hingga SEA Games,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Gresik, Anis Ambiyo Putri, menjelaskan bahwa Bupati Gresik Cup merupakan salah satu instrumen penting dalam memetakan potensi atlet daerah sejak usia dini.
Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi bahan evaluasi dalam menyusun program pembinaan atlet yang lebih terarah menuju kompetisi yang lebih tinggi.
“Bupati Gresik Cup ini menjadi salah satu ruang untuk mencari bibit-bibit atlet potensial di Kabupaten Gresik,” ujarnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Bupati Gresik Cup mempertandingkan lima cabang olahraga, yakni taekwondo, bola voli, futsal, pencak silat, dan catur, dengan total 48 nomor pertandingan.
Kejuaraan dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap, yaitu 21–26 Juli 2026 dan 2–7 Agustus 2026. Para peserta akan memperebutkan 948 medali, yang terdiri dari 316 medali emas, 316 medali perak, dan 316 medali perunggu, serta memperoleh uang pembinaan bagi para juara.
Selain menjadi ajang kompetisi, penyelenggara juga memberikan perlindungan kepada seluruh atlet melalui program BPJS Ketenagakerjaan selama mengikuti pertandingan. Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen terhadap keselamatan dan jaminan sosial para peserta.
Kejuaraan ini turut mendapat dukungan dari PT Smelting, Bank Jatim, PT Petrokimia Gresik, dan PT Freeport Indonesia, sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan insan olahraga dalam memperkuat ekosistem pembinaan atlet di Kabupaten Gresik.
Melalui penyelenggaraan Bupati Gresik Cup 2026, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap lahir semakin banyak atlet muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang olahraga, sekaligus memperkuat posisi Gresik sebagai salah satu daerah yang konsisten melakukan pembinaan olahraga secara berkelanjutan.
(Ani)




