Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Gemerlap lampu, kostum penuh warna, dan beragam pertunjukan seni menyemarakkan kawasan GOR Untung Suropati, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Sabtu (26/9/2026) malam.

Ribuan warga memadati kawasan tersebut untuk menyaksikan Purworejo Night Carnival 20206, sebuah kegiatan yang digagas Karang Taruna Kecamatan Purworejo dengan menghadirkan kreativitas pemuda, seni, budaya, dan hiburan masyarakat.
Sebanyak 15 peserta dari berbagai kelurahan dan sanggar di Kota Pasuruan ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Setiap peserta melibatkan sekitar 40 personel dengan membawa konsep dan karakter pertunjukan masing-masing.
Beragam cerita dan legenda diangkat ke dalam pertunjukan, mulai dari Timun Mas, Malin Kundang, Legenda Pulau Komodo, Roro Anteng, hingga sejumlah cerita lainnya. Cerita tersebut divisualisasikan melalui kostum, ornamen, koreografi, dan berbagai bentuk kreativitas peserta.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Pasuruan Dr. H. Adi Wibowo, M.Si., Wakil Wali Kota Pasuruan H.M. Nawawi, S.Kom., M.M., Camat Purworejo Mukhammad Alfian Affandi, S.STP., M.Sos., Lurah Purutrejo Arif Rahmad Yogaika, S.AP., Kapolsek Purworejo Kompol Suwiji, S.H., serta Danramil 0819/01 Kota Pasuruan Kapten Inf. Kariono.

Dibuka Tari Ksatria Madani
Rangkaian Purworejo Night Carnival diawali dengan penampilan Tari Ksatria Madani oleh Sanggar Tari Gandhes Luwes.
Suasana kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Karang Taruna. Prosesi pembukaan semakin semarak dengan penyalaan sirine dan kembang api yang menandai dimulainya kegiatan.
Setelah prosesi pembukaan dan foto bersama, peserta mulai diberangkatkan dari garis start oleh Camat Purworejo bersama Lurah Purutrejo.
Sejak peserta pertama diberangkatkan, perhatian warga langsung tertuju pada berbagai penampilan yang melintas. Kreativitas masing-masing kelompok menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memadati lokasi.
Wali Kota Beri Apresiasi
Wali Kota Pasuruan Dr. H. Adi Wibowo, M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Purworejo Night Carnival.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ruang kreativitas masyarakat yang memadukan unsur seni, budaya, dan hiburan.
“Kami memberikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya kegiatan ini. Ini merupakan bentuk kreativitas masyarakat yang perlu terus didukung, karena selain menjadi hiburan, kegiatan seperti ini juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan seni dan budaya,” ujar Adi Wibowo.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan Karang Taruna, kelompok seni, peserta, serta berbagai pihak yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Karang Taruna Apresiasi Dukungan Berbagai Pihak
Ketua Karang Taruna Kecamatan Purworejo, Achmad Rofi’i, S.E.,M.Pd, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Purworejo Night Carnival 2026.
Ucapan tersebut ditujukan kepada seluruh jajaran yang terlibat, para peserta, sponsor, media, serta Pemerintah Kota Pasuruan yang memberikan dukungan terhadap kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, sponsor, rekan-rekan media, serta Pemerintah Kota Pasuruan yang telah memberikan dukungan. Berkat kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, Purworejo Night Carnival dapat terlaksana dan berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi pemuda dan masyarakat untuk terus berkarya serta menghadirkan kegiatan positif yang dapat dinikmati masyarakat luas.
Tak Hanya Menghibur, Pedagang Ikut Merasakan Dampaknya
Kemeriahan Purworejo Night Carnival juga dirasakan oleh masyarakat yang hadir. Salah seorang penonton asal Kelurahan Kebonagung, Angga, mengaku menikmati suasana kegiatan yang berlangsung meriah.
Menurutnya, Purworejo Night Carnival tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga mengangkat cerita sejarah dan budaya melalui konsep yang ditampilkan para peserta.
“Acaranya sangat menghibur dan meriah. Yang menarik, kegiatan ini juga ikut melestarikan sejarah dan budaya karena cerita-cerita yang ditampilkan dikemas dalam bentuk pertunjukan yang menarik,” kata Angga.
Ia juga melihat kehadiran masyarakat dalam jumlah banyak memberikan dampak terhadap aktivitas pedagang di sekitar lokasi.
“Banyaknya masyarakat yang datang tentu membuat suasana semakin ramai. Pedagang di sekitar lokasi juga ikut merasakan dampaknya karena ada banyak warga yang datang dan beraktivitas di sekitar acara,” tambahnya.
Jadi Ruang Kreativitas dan Pelestarian Budaya
Purworejo Night Carnival tidak hanya menjadi tontonan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi pemuda, kelompok seni, dan masyarakat untuk menampilkan kreativitas.
Cerita-cerita seperti Timun Mas, Malin Kundang, Legenda Pulau Komodo, dan Roro Anteng dikemas dalam bentuk pertunjukan sehingga lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
Di sisi lain, ramainya masyarakat yang hadir turut menghidupkan suasana kawasan sekitar lokasi kegiatan. Aktivitas pedagang yang berada di sekitar acara juga ikut meningkat seiring banyaknya warga yang datang.
Dengan menggabungkan seni, budaya, kreativitas pemuda, hiburan, dan aktivitas masyarakat, Purworejo Night Carnival menjadi salah satu kegiatan yang mewarnai malam di Kota Pasuruan.
Antusiasme warga yang memadati lokasi menjadi bagian dari kemeriahan acara hingga seluruh peserta menyelesaikan rangkaian karnaval.
(Zen_Satuman)




