SUARARAKYAT62, PASURUAN  — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Tlogosari II, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, kembali menuai sorotan. Paket makanan yang diterima siswa dari SPPG Grontol Tlogosari pada Selasa (24/2) hanya berisi roti manis, satu butir telur rebus, kacang tanah, dan tiga buah jeruk kecil.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
MBG SDN Tlogosari II Tutur, Isi Paket Minim Gizi

Ironisnya, paket tersebut dibagikan dengan latar tas berlogo Badan Gizi Nasional, namun komposisinya dinilai belum mencerminkan standar makan bergizi seimbang sebagaimana tujuan program nasional.

Secara prinsip, makan bergizi untuk anak usia sekolah seharusnya memuat
Karbohidrat utama (nasi/umbi setara porsi cukup)
Protein hewani/nabati dalam jumlah memadai, Sayur, Buah, Air minum/susu

Dalam paket yang dibagikan
Tidak ada menu sayur.
Protein terbatas hanya satu butir telur
Porsi karbohidrat hanya roti manis
Tidak terlihat lauk utama sebagai sumber energi utama.

Publik pun mempertanyakan apakah ini menu makan utama atau sekadar makanan selingan?

Transparansi anggaran menjadi penting agar tidak muncul dugaan bahwa kualitas menu tidak sebanding dengan dana yang digelontorkan.

Sebagai lokasi distribusi, pihak sekolah seharusnya memiliki fungsi kontrol terhadap kelayakanu menu sebelum dibagikan kepada siswa.

Sementara itu, pengawasan dari dinas terkait dan tim pelaksana MBG menjadi krusial agar standar gizi tidak sekadar menjadi slogan.

MBG dirancang untuk:
meningkatkan konsentrasi belajar
mencegah kekurangan gizi
memperbaiki kualitas generasi muda
Namun jika implementasinya tidak memenuhi komposisi gizi seimbang, maka tujuan besar program bisa tereduksi menjadi sekadar pembagian paket makanan.

Penulis : Abdul Khalim