Malang, SuaraRakyat62.com – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, melakukan kunjungan kerja ke Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) L’Sima Ngajum, Kabupaten Malang, Senin (28/7/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden RI dan 13 Program Akselerasi Pemasyarakatan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Pemasyarakatan Mandiri! Menteri Agus Tinjau Program Ketahanan Pangan di Malang

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono, serta sejumlah pejabat pusat dan daerah. Acara diawali dengan penandatanganan kerja sama antara Lapas Kelas I Malang dan mitra pihak ketiga untuk mendukung program ketahanan pangan berbasis warga binaan.

Tidak hanya itu, turut dilakukan penyerahan hibah tanah dari Bupati Banyuwangi serta pernyataan komitmen dari Bupati Pasuruan kepada Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan fungsi keimigrasian.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Menteri Agus menyerahkan 200 paket bantuan sosial dan santunan pendidikan kepada siswa berprestasi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman edamame dan kubis, panen telur ayam, serta peninjauan kandang kambing dan sapi di lingkungan SAE.

Dalam sambutannya, Menteri Agus Andrianto menegaskan pentingnya program kemandirian berbasis ketahanan pangan. Ia menyebutkan bahwa 98% penghuni lapas adalah usia produktif yang harus disiapkan kembali ke masyarakat melalui pembinaan keterampilan dan kerja nyata.

“Kita memiliki 280 ribu warga binaan yang siap diberdayakan. Mereka tidak menuntut UMR. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan dan keterampilan. Itulah tugas kita bersama,” tegas Agus.

Ia juga mendorong optimalisasi seluruh aset negara yang belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung program pemasyarakatan.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Jatim, Kadiyono, menyampaikan bahwa SAE L’Sima merupakan langkah progresif pemasyarakatan Jawa Timur dalam menghadirkan pembinaan bermartabat dan berkelanjutan.

“Kunjungan Menteri menjadi energi baru untuk terus berinovasi dan membangun pemasyarakatan yang terintegrasi dengan masyarakat,” ujarnya.

Kunjungan kerja ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program strategis dan memperkuat sinergi antar-instansi dalam membangun sistem pemasyarakatan yang lebih mandiri, inklusif, dan produktif bagi masa depan bangsa.

 

Pewarta ; Mak Ila

Sumber ; Humas Lapas Malang