Pasuruan, SuaraRakyat62.com — Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi TMMD di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (24/2/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung progres kegiatan sekaligus memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat.

Rombongan Tim Wasev dipimpin oleh Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi, selaku Paban III/Komsos Sterad. Turut mendampingi, Kodim 0819/Pasuruan yang dipimpin Dandim Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han, selaku Dansatgas TMMD Ke-127, bersama Kasdim, jajaran perwira staf, para Danramil, serta unsur pemerintah daerah dan pemerintah desa setempat.
Dalam paparannya, Letkol Inf Boga Bramiko menjelaskan bahwa penetapan Desa Wonosari sebagai lokasi TMMD didasarkan pada kebutuhan riil pembangunan desa dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Seluruh tahapan kegiatan, mulai perencanaan, persiapan personel, hingga pelaksanaan sasaran fisik dan nonfisik, telah disusun secara terpadu dan melibatkan lintas sektor.
“TMMD Ke-127 tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat,” jelasnya.
Adapun sasaran fisik TMMD Ke-127 meliputi pembangunan satu unit jembatan, renovasi 14 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta renovasi ruang guru dan kepala sekolah di SMP Negeri 2 Gondangwetan. Sementara sasaran nonfisik diwujudkan melalui berbagai kegiatan penyuluhan dan pembinaan masyarakat, guna meningkatkan wawasan kebangsaan, kesadaran sosial, serta kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Ketua Tim Wasev TMMD Ke-127, Kolonel Inf Heri Bambang Wahyudi, menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan capaian TMMD berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia menyebut TMMD merupakan operasi bakti TNI yang telah berlangsung puluhan tahun dan menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“TMMD dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, sebagai percepatan pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan serta perekonomian masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kekuatan utama TMMD tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kegiatan nonfisik yang menumbuhkan semangat nasionalisme dan gotong royong. Seluruh kegiatan dilaksanakan bersama masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan.
(Hilda)




