Kota Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Pemerintah Kota Pasuruan resmi membuka Sekolah Lanjut Usia Tangguh (Selantang) Mandiri Level Standar 1 Tahun 2026 di Gedung Gradika Bhakti Praja, Senin (26/1/2026). Program ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkot Pasuruan dalam membangun lansia yang berdaya, sehat, mandiri, aktif, dan bahagia.

Pembukaan Selantang Mandiri dilakukan langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., dan diikuti oleh 395 peserta lansia yang berasal dari enam kelurahan di Kota Pasuruan. Para peserta tersebut dibagi ke dalam sembilan kelas pembelajaran yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik lansia.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pasuruan yang akrab disapa Mas Adi menyampaikan bahwa tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya manfaat program Selantang bagi masyarakat, khususnya kalangan lanjut usia.
“Jumlah peserta Selantang Mandiri tahun ini mencapai 395 orang. Ini menunjukkan bahwa para lansia di Kota Pasuruan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, kemandirian, dan kebahagiaan di usia lanjut,” ujar Mas Adi.

Mas Adi menegaskan bahwa pembangunan Kota Pasuruan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menempatkan pembangunan sosial dan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
“Selantang bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang silaturahmi bagi para lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan bahagia. Program ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan seluruh warga, termasuk lansia, mendapatkan hak hidup yang berkualitas,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para akung-akung dan uti-uti peserta Selantang, serta para alumni yang hingga kini masih aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kreatif di masyarakat.

“Ini membuktikan bahwa lansia Kota Pasuruan itu SMART: sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat. Keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan, termasuk grup Medley dan Lansia Dance (MDLD), telah membawa nama baik Kota Pasuruan hingga tingkat nasional,” jelas Mas Adi.
Lebih lanjut, Mas Adi berharap Selantang Mandiri dapat menjadi inovasi unggulan dan role model pengembangan lansia di Jawa Timur, bahkan nasional. Ia menargetkan program tersebut dapat masuk dalam agenda Quick Win Kementerian melalui program Lansia Berdaya.

Dengan hadirnya Selantang Mandiri 2026, Pemerintah Kota Pasuruan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup lansia, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, serta kebahagiaan di usia senja, sehingga lansia tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Pasuruan yang maju dan berkelanjutan.
(Moel)




