SUARARAKYAT62, BATU – Efisiensi anggaran tak menyurutkan langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu dalam memberikan pelayanan dan edukasi kepemiluan. Kamis (8/5/2026), KPU membuka Aula kantornya untuk perayaan HUT ke-22 Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati DPC Kota Batu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Aula KPU Dibuka untuk Publik, HARPI Melati: Fasilitas Memadai, Edukasi Pemilu Bermanfaat

Kegiatan yang diikuti 55 perias pengantin se-Kota Batu itu sekaligus disisipi sosialisasi program kerja KPU lima tahun ke depan.

*Dorong Keterwakilan Perempuan*
Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Batu, *Tenty Yuana, http://S.Psi.*, menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dalam Pemilu. “Kuota 30 persen keterwakilan perempuan, baik sebagai peserta calon legislatif maupun penyelenggara, harus kita isi bersama. HARPI sebagai organisasi perempuan punya peran strategis untuk menggerakkan itu,” tegas Tenty, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, sosialisasi menyasar kelompok strategis agar informasi kepemiluan menjangkau akar rumput. “Demokrasi butuh partisipasi semua elemen, terutama ibu-ibu yang dekat dengan keluarga dan komunitas,” tambahnya.

*Aula KPU Jadi Pusat Edukasi Demokrasi*
Tenty menyebut Aula KPU yang baru direnovasi kini dibuka sebagai ruang publik. “HARPI Melati senang sekali dengan pelayanan kami. Ke depan, kami jadwalkan sosialisasi serupa dengan mengundang kelompok disabilitas dan organisasi wanita Tiara Kusuma,” ujarnya.

Ia berharap pemanfaatan aula dapat mengakselerasi sosialisasi tahapan Pemilu. “Tempat sudah bagus, ayo kita isi dengan kegiatan positif untuk sukseskan Pemilu yang lebih berkualitas,” ajak Tenty.

*HARPI Apresiasi Keterbukaan KPU*
Ketua I HARPI Melati DPC Kota Batu, *Waryani*, mengapresiasi dukungan penuh KPU. “Aula KPU bagus, bersih, fasilitas lengkap. Kami puas, walau masih ada tahap renovasi lanjutan. Yang utama, KPU sangat _welcome_ dan melayani kami dengan baik,” ungkapnya.

Soal materi sosialisasi, Waryani mengaku anggotanya kini lebih melek politik. “Kami jadi paham tahapan Pemilu, pentingnya suara perempuan, dan peran kami sebagai warga negara. Ilmunya sangat bermanfaat,” tuturnya.

Waryani berpesan kepada anggota HARPI untuk tetap menjaga marwah budaya. “Tetap semangat _uri-uri_ budaya Jawa, khususnya tata rias pengantin, agar tidak tergerus budaya asing. Untuk KPU, semoga sinergi dengan ormas wanita di Kota Batu terus terjalin,” pungkasnya(nyak Ila)