Pasuruan – Suararakyat62.com – Jumlah calon jemaah haji (CJH) yang belum melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BIPIH) tahap 1 cukup banyak.

Dari data Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, hingga H – 1 jatuh tempo pelunasan BIPIH pada Jumat (14/3/2025), dari 1512 jamaah yang mendapatkan porsi keberangkatan tahun ini, 1211 orang diantaranya sudah melunasi BIPIH, sedangkan 301 jamaah lainnya belum melunasinya.
Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Bahrul Ulum mengatakan sebelum keluar jadwal pelunasan, pihaknya terlebih dulu sudah melakukan sosialisasi kepada para jamaah melalui KBIH (Kelompok bimbingan ibadah haji) hingga KUA Kecamatan se-Kabupaten Pasuruan.
Dengan sosialisasi tersebut, diharapkan jamaah bisa mengambil ancang-ancang untuk bisa melakukan pelunasan sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh Kementerian Agama RI, terhitung 14 februari sampai 14 maret 2025.
Ditambahkan Bahrul, dari 301 jamaah yang belum melunasi BIPIH, terdapat 131 jamaah yang memutuskan menunda keberangkatan hajinya di tahun ini, serta 17 jamaah meninggal dunia. Sehingga tersisa 153 jamaah yang tidak dapat melunasi BIPIH dan secara otomatis berangkat haji di tahun 2026.
“Total setelah dikurangi jamaah yang memutuskan tunda haji plus jamaah meninggal dunia, ada 153 jamaah yang tidak dapat melunasi BIPIH tahun 2025,” terangnya.
Dengan masih banyaknya jamaah belum lunas BIPIH, maka Kemenag akan membuka pelunasan BIPIH di tahap kedua, mulai 24 maret sampai 17 april 2025.
Kata Bahrul, pelunasan tahap kedua hanya diberlakukan untuk jamaah yang sebenarnya sudah melakukan pelunasan, namun gagal sistem maupun penggabungan jamaah.
“Kalau yang sudah tidak dapat melunasi BIPIH berarti gak jadi berangkat haji di tahun ini. Tapi yang sudah lunas namun gagal sistem, itulah yang berkesempatan untuk mengikuti tahap kedua pelunasan,” imbuhnya.




