
PASURUAN, SUARARAKYAT62.COM Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur menyerahkan Penghargaan Desa/Kelurahan Bersih dan Lestari (BERSERI) Tahun 2025 kepada sepuluh kelurahan di Kota Pasuruan. Penghargaan tersebut disalurkan melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Pasuruan, Rabu (31/12/2025).
Penyerahan penghargaan tingkat provinsi itu merupakan bentuk rekognisi dan apresiasi atas komitmen serta partisipasi aktif pemerintah kelurahan bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Sebanyak sepuluh kelurahan di Kota Pasuruan berhasil meraih Penghargaan BERSERI 2025 dengan kategori Mandiri, Madya, dan Pratama. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berbasis wilayah.
Penghargaan BERSERI tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam seremoni resmi yang digelar di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur.
Kepala DLHKP Kota Pasuruan, Samsul Rizal, menyampaikan bahwa Program Desa/Kelurahan BERSERI memiliki peran strategis sebagai motor penggerak utama pengelolaan lingkungan hidup di tingkat tapak.
“Program Desa/Kelurahan BERSERI menjadi motor penggerak pengelolaan lingkungan di tingkat tapak. Melalui program ini, desa dan kelurahan didorong untuk lebih mandiri dan berkelanjutan dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.
Adapun penerima Penghargaan BERSERI dari Kota Pasuruan Tahun 2025 yakni:
Kategori Mandiri: Kelurahan Mayangan, Kelurahan Krapyakrejo, Kelurahan Bakalan, dan Kelurahan Kepel.
Kategori Madya: Kelurahan Mandaranrejo, Kelurahan Tapa’an, dan Kelurahan Bukir.
Kategori Pratama: Kelurahan Tamba’an, Kelurahan Randusari, dan Kelurahan Gadingrejo.
Lebih lanjut, Rizal berharap pemberian penghargaan dan insentif ini dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh kelurahan di Kota Pasuruan untuk terus meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Program Kelurahan Berseri diharapkan mampu mendorong pengelolaan lingkungan hidup yang lebih tertata, partisipatif, dan berkelanjutan di tingkat kelurahan,” imbuhnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan atas keteladanan dan kontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan. Menurutnya, pembangunan dan kelestarian lingkungan harus berjalan seiring dan saling menguatkan.
“Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi pengakuan atas komitmen dan konsistensi. Para penerima telah membuktikan bahwa pembangunan dan kelestarian lingkungan bukan dua hal yang saling meniadakan, melainkan harus berjalan beriringan,” pungkas Rizal.
Program Kelurahan BERSERI sendiri merupakan salah satu kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup berbasis wilayah, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Penulis : Abdul Khalim




