MALANG SuaraRakyat62.Com

Scroll Untuk Lanjut Membaca
TANGGAPI BERITA MIRING, PEMDES CODO KAMI BERSIHKAN LAPANGAN PASCA WAYANG, BUKAN ABAIKAN WARGA

Pemerintah Desa Codo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang angkat bicara terkait pemberitaan yang menyebut pelayanan publik di kantor desa “dikorbankan” karena kantor tertutup saat jam kerja.

 

Pemberitaan tersebut sempat viral di media sosial dan menyinggung kinerja Camat Wajak dalam mengawasi perangkat desa.

 

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Codo Joko Sugiarto menyampaikan klarifikasi resmi pada Kamis (23/7/2026). Ia menilai narasi yang beredar tidak berimbang karena tidak ada konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak desa.

 

Joko membenarkan bahwa pada Kamis, 16 Juli 2026 pukul 09.00 – 11.00 WIB pintu kantor desa memang sempat tertutup sekitar 2 jam.

 

Namun penutupan itu bukan karena mengabaikan pelayanan. Penyebabnya adalah seluruh perangkat desa sedang melakukan gotong royong membersihkan lapangan pasca kegiatan Bersih Desa dan pagelaran wayang kulit

 

“Kami baru saja selesai menggelar hajat besar desa. Sebagai bentuk tanggung jawab, seluruh perangkat turun ke lapangan di pagi hari untuk membersihkan sisa material dan sampah agar fasilitas publik kembali rapi dan bisa digunakan warga,” jelas Joko Sugiarto.

 

Ia menjelaskan, kosongnya kantor murni karena miskomunikasi internal. Jadwal piket yang seharusnya tetap ada petugas di meja pelayanan tidak berjalan, karena semua perangkat fokus menyelesaikan pembersihan lapangan dengan cepat.

 

Begitu area dinyatakan bersih pukul 11.00 WIB, seluruh perangkat langsung kembali ke kantor. Pelayanan administratif dibuka dan berjalan normal hingga sore hari sesuai jam kerja.

 

“Saya tegaskan, pelayanan kepada masyarakat tetap prioritas nomor satu. Setelah pukul 11.00 WIB, semua kembali normal. Bahkan pelayanan terus berjalan optimal. Jadi narasi yang menyebut pelayanan dikorbankan itu tidak tepat,” tegasnya.

 

Ingatkan Pentingnya Konfirmasi

Dalam klarifikasi ini, Kades Codo juga mengingatkan insan pers untuk tetap mengedepankan prinsip cover both sides

 

“Kami menghargai fungsi kontrol sosial media. Tapi kami berharap rekan-rekan jurnalis melakukan konfirmasi dulu agar berita yang disampaikan berimbang, objektif, dan tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” pungkas Joko.

 

Dengan adanya klarifikasi ini, Pemerintah Desa Codo memastikan kegiatan pelayanan publik tetap berjalan dan mengabdi sepenuhnya untuk masyarakat.

(nyak ila)