Magetan, SuaraRakyat62.com – Wakil Ketua DPRD Magetan, Suyatno, memberikan penekanan penting terkait pembentukan Koperasi Merah Putih, yang digadang-gadang sebagai ujung tombak penggerak ekonomi desa. Dalam agenda reses persidangan ke-III Tahun 2025 di Desa Milangasri, Kecamatan Panekan, Minggu malam (18/5/2025), Suyatno meminta agar kepengurusan koperasi ke depan didominasi oleh generasi muda yang menguasai teknologi informasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Koperasi Merah Putih Jangan Jadi Formalitas! DPRD Magetan Desak Anak Muda Ambil Alih Pengelolaan

“Pengurus koperasi Merah Putih baiknya dari generasi muda yang melek teknologi, agar tata kelola koperasi bisa lebih modern, efisien dan adaptif,” tegas legislator dari PDI Perjuangan ini.

Tak hanya itu, Suyatno menyoroti pentingnya transparansi, kolaborasi lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi desa. Menurutnya, pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan instrumen strategis dalam membangkitkan ekonomi kerakyatan sebagaimana diamanatkan dalam Inpres No. 9 Tahun 2025.

“Koperasi adalah soko guru ekonomi rakyat, ini ajaran Bung Karno yang harus kita hidupkan kembali di desa-desa,” katanya dengan tegas.

Suyatno, saat menyampaikan pemaparan kepada masyarakat Desa Milangasri

Sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Magetan, Suyatno juga meminta instansi terkait bersikap selektif dalam memilih calon pengurus koperasi, agar program yang menyasar masyarakat desa benar-benar berjalan efektif dan tidak asal-asalan.

“Harapan kami, siapapun yang terpilih menjadi pengurus maupun pengawas bisa bekerja dengan disiplin, jujur, dan bergotong royong. Karena kalau tidak dikelola serius, koperasi hanya akan jadi formalitas belaka,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh warga desa untuk tidak hanya menjadi penonton, melainkan ikut aktif terlibat dalam koperasi Merah Putih demi mendorong kebangkitan ekonomi lokal berbasis Pancasila.

 

 

Penulis ; Pr