Morotai, SuaraRakyat62.com — Universitas Pasifik (Unipas) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi mewisuda 189 mahasiswa Program Sarjana Strata Satu (S1) pada Kamis (6/11/2025). Wisuda Angkatan ke-VII Tahun Akademik 2024-2025 ini menjadi momentum bersejarah, sekaligus penanda meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi yang berdiri sejak 10 Januari 2013 tersebut.

Dalam sambutannya, Rektor Unipas Morotai, Irfan Hi. Abdurahman, menyampaikan bahwa perjalanan kampus yang berada di wilayah terdepan dan terluar tidak lepas dari berbagai keterbatasan. Namun, kata dia, semua dijadikan dorongan untuk terus melaju.
“Sebagai perguruan tinggi di daerah terdepan dan terluar, berbagai keterbatasan menjadi tantangan nyata. Namun dengan keteguhan hati, semua itu tidak membuat kami berhenti. Kami justru menjadikannya pemicu untuk bangkit,” ucapnya.
Irfan menjelaskan, dalam satu tahun terakhir Unipas terus mencatat kemajuan. Saat ini jumlah mahasiswa aktif mencapai 2.227 orang, tersebar pada enam fakultas dan 11 program studi. Prestasi akademik juga meningkat, mulai dari kompetisi nasional hingga pendanaan program pengabdian mahasiswa sebesar Rp 61.925.000 dari Belmawa.
Rata-rata lama studi mahasiswa kini turun menjadi 4,5 tahun, lebih baik dari sebelumnya 5,3 tahun. Selain itu, minat calon mahasiswa baru terus meningkat setiap tahun.
“Tracer study kami menunjukkan hasil yang membanggakan. Banyak alumni yang terserap di berbagai sektor strategis, bahkan ada yang bekerja hingga ke luar negeri seperti Jepang,” jelasnya.
Pada wisuda kali ini, terdapat 3 lulusan berpredikat terbaik:
- Ayu Puspita – IPK 4,00 (Suma Cumlaude)
- Fitria Polulu – IPK 3,99
- Meysyin Hi. Muhammade – IPK 3,98
Rektor menegaskan bahwa gelar yang diterima para lulusan bukan hanya kehormatan, tetapi juga tanggung jawab moral.
“Gelar yang kalian terima hari ini adalah senjata dan amanah. Kalian tidak boleh menjadi bagian dari statistik pengangguran terdidik, tetapi harus menjadi pelopor yang mengisi 17 juta lapangan kerja baru, bahkan menciptakannya,” tegas Irfan.
Unipas Morotai juga menorehkan sejarah baru dalam sinergi dengan Pemerintah Daerah. Untuk pertama kalinya sejak berdiri, kampus dilibatkan aktif dalam program riset daerah.

“Tahun ini terdapat lima penelitian kolaboratif yang didanai Pemda. Kepercayaan ini adalah sejarah baru bagi kami, dan menjadi bukti bahwa Unipas mampu berdiri sejajar sebagai institusi ilmiah daerah,” ungkap Irfan.
Rektor turut menyampaikan penghargaan kepada Bupati Pulau Morotai, Drs. Rusli Sibua, selaku pendiri dan pembina kampus, serta Pemerintah Daerah atas dukungan yang terus diberikan.
Salah satu lulusan terbaik, Ayu Puspita, mengaku pencapaian tersebut adalah buah kerja keras dan harapan baru untuk membangun daerah.
“Kami tidak hanya menerima ijazah, tetapi juga tanggung jawab untuk membawa nama baik kampus. Kami ingin membuktikan bahwa sarjana dari daerah terluar pun mampu bersaing dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ayu kepada Awakmedia SuaraRakyat62.com
Upacara wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru. Para orang tua, dosen, dan tamu undangan menyaksikan para lulusan resmi menyandang gelar sarjana dan siap kembali ke masyarakat sebagai agen perubahan.
Pewarta; Irjan_Nyong




