Morotai, SuaraRakyat62.com — Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menggelar zikir dan doa bersama untuk para korban bencana banjir yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
GP Ansor Morotai Gelar Zikir untuk Korban Bencana Banjir Sumatera–Aceh

Kegiatan ini dipimpin oleh Ustaz Sayuti Wahab dengan tema “Dzikir dan Doa untuk Korban Bencana Alam Banjir Provinsi Sumut, Sumbar, dan Aceh”. Acara berlangsung di Masjid Nur Rahmat Gotalamo, melibatkan GP Ansor Morotai, Majelis Zikir dan Sholawat Rijalul Ansor, serta PC IKA PMII Pulau Morotai.

Berdasarkan data BNPB pada Kamis (11/12/2025), jumlah korban meninggal akibat banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut telah mencapai 990 jiwa, sementara ribuan rumah dan fasilitas publik mengalami kerusakan parah.

Ketua GP Ansor Morotai, Gus Safrudin Boy, menyampaikan rasa duka mendalam atas bencana besar yang menimpa masyarakat di wilayah Sumatera dan Aceh. Menurutnya, zikir dan doa adalah bentuk solidaritas spiritual yang bisa dilakukan ketika bantuan fisik tidak dapat secara langsung diberikan.

“Ansor Morotai berzikir karena jika langkah dan tangan kita tak sampai membantu langsung, maka doa adalah jalan terbaik untuk mendoakan saudara-saudara kita di Sumut, Sumbar, dan Aceh,” ujarnya.

Safrudin berharap masyarakat di daerah terdampak diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan yang berat ini. Ia juga berdoa agar para korban yang masih hilang segera ditemukan, sementara yang telah meninggal mendapatkan derajat terbaik di sisi Allah.

Selain itu, ia menyinggung pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai upaya pencegahan bencana.

“Ini menjadi evaluasi bersama bahwa kelestarian hutan harus dijaga. Kesalahan pengelolaan akan berdampak besar bagi umat,” tegasnya.

Safrudin juga mengapresiasi langkah cepat GP Ansor Pusat yang telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp3,5 miliar untuk para korban banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Kegiatan zikir dan doa ini menjadi wujud nyata kepedulian GP Ansor Morotai terhadap sesama, sekaligus pengingat bahwa semangat solidaritas tidak mengenal batas wilayah.

 

 

 

(Irjan_Nyong)