Pasuruan, SuaraRakyat62.com –Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus menggencarkan upaya pencegahan stunting sejak usia dini. Rabu pagi (23/7/2025), Wakil Bupati Pasuruan, KH. Shobih Asrori bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg. Merita Ariestya Yudi atau Mela Rusdi, turun langsung membagikan makanan bergizi kepada ratusan anak PAUD di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan.

Program ini merupakan bagian dari intervensi gizi terintegrasi yang menyasar anak-anak usia dini yang terindikasi mendekati kondisi stunting.
“Ini bukan sekadar pembagian makanan, tapi langkah nyata memutus mata rantai stunting. Kita ingin anak-anak Pasuruan tumbuh sehat, kuat, dan cerdas,” tegas Mela Rusdi dalam sambutannya.
Selain pembagian makanan bergizi, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada orang tua terkait pentingnya pola makan sehat di rumah. Mela menggarisbawahi bahwa kunci utama keberhasilan program ini adalah kolaborasi semua pihak tenaga pendidik, kader posyandu, hingga orang tua.
“Anak hebat lahir dari gotong royong semua unsur. Masa depan Indonesia dimulai dari anak-anak yang sehat hari ini,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati KH. Shobih Asrori menyampaikan bahwa masa golden age (0-6 tahun) adalah fase penentu tumbuh kembang anak. Jika kebutuhan gizinya tidak tercukupi, risiko stunting akan membayangi masa depan mereka.
“Stunting bukan sekadar soal tinggi badan, tapi soal potensi anak yang terhambat. Kalau gizinya cukup, anak tumbuh percaya diri, aktif, dan bisa bersaing,” jelas Wabup Shobih.
Ia pun mengajak orang tua untuk lebih peduli terhadap asupan gizi harian anak di rumah.
“Anak hebat bukan karena bakat saja, tapi juga karena asupan gizinya. Kita ingin anak Pasuruan tumbuh lebih unggul dari generasi sebelumnya,” tutupnya.
Dengan gerakan ini, Pemkab Pasuruan berharap angka stunting di wilayahnya terus menurun dan generasi masa depan tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan tangguh.
Pewarta ; Apin




