Rokan Hulu, SuaraRakyat62.com — Ketegangan antara warga Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, dengan PT. Karya Samo Mas (KSM) kembali memanas. Warga menuding perusahaan tidak mengindahkan surat dan ultimatum terkait pencabutan pipa land aplikasi (LA) yang mengalirkan limbah ke kebun masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Warga Teluk Aur Ultimatum PT. KSM, Ancam Putus Pipa Limbah

Hingga batas waktu yang diberikan berakhir, pipa tersebut masih tetap dialirkan. Kondisi ini memicu kemarahan warga yang merasa dirugikan akibat lahan mereka tercemar.

“Kalau tidak dicabut juga, kami yang akan turun langsung memutus pipa tersebut. Kami sudah cukup sabar, tapi perusahaan seperti tidak peduli,” tegas salah seorang warga, Kamis (25/9/2025).

Warga juga mengancam akan menggelar aksi besar-besaran di depan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. KSM bila perusahaan tetap bersikeras. Aksi itu direncanakan usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Rokan Hulu minggu depan.

Menurut warga, PT. KSM telah menerima surat resmi dan peringatan, namun tetap mengalirkan limbah ke kebun masyarakat. Mereka menilai perusahaan abai terhadap keluhan warga.

“Kami akan buktikan, kalau perusahaan tetap keras kepala, maka kami pun siap bertindak,” ujar warga lainnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak PT. KSM belum memberikan tanggapan resmi atas ancaman warga Teluk Aur.

 

(Tim)