Ngawi, SuaraRakyat62.com – Suasana kawasan Benteng Pendem Ngawi tampak semarak dan penuh pesona pada Sabtu malam (4/10/2025). Puluhan model tampil anggun memperagakan busana berbahan batik khas Ngawi dalam ajang Ngawi Batik Fashion 2025, yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Kain batik yang menjadi warisan budaya bangsa dan telah diakui UNESCO itu disulap menjadi busana modern yang elegan tanpa meninggalkan nilai tradisionalnya. Para peserta menampilkan kreasi terbaiknya dalam berbagai kategori lomba berdasarkan kelompok usia.
Kebanggaan semakin terasa karena Ngawi Batik Fashion 2025 berhasil masuk dalam jajaran Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025—program resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pencapaian ini menunjukkan pengakuan nasional terhadap inovasi dan kekayaan budaya lokal Ngawi.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menyampaikan bahwa Pemkab Ngawi terus berkomitmen menjaga dan mengembangkan batik sebagai identitas daerah.
“Pemerintah daerah terus memfasilitasi pelatihan dan bimbingan teknis bagi para pembatik. Kami ingin bukan hanya jumlahnya yang meningkat, tapi juga kualitas produknya,” ujar Bupati Ony.
Ngawi sendiri memiliki motif batik khas bernama Wahyu Ngawiyat, yang telah mendapatkan sertifikasi HAKI sebagai karya orisinal daerah. Melalui ajang ini, batik khas Ngawi diharapkan semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat regional tetapi juga nasional dan internasional.
“Batik Wahyu Ngawiyat sudah kita tampilkan di Indonesia Fashion Week dan Jakarta Fashion Week. Responnya luar biasa,” tambahnya.
Bupati Ony yang juga dikenal sebagai kader PDI Perjuangan itu berharap, kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi wadah penguatan ekonomi kreatif masyarakat.
“Kami ingin batik tetap menjadi kebanggaan nasional dan melekat di hati masyarakat, terutama generasi muda sebagai penerus bangsa,” pungkasnya.
Pewarta; Puryadi




