Kota Malang, SuaraRakyat62.com – Polresta Malang Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan menggandeng elemen masyarakat melalui pendekatan preemtif dan preventif.

Langkah tersebut diwujudkan dengan pemberian penghargaan kepada 13 tokoh masyarakat, pelajar, dan komunitas yang dinilai berperan penting dalam menjaga kondusivitas Kota Malang pasca dinamika sosial beberapa waktu lalu.
Penghargaan diserahkan oleh Wakapolresta Malang Kota AKBP Oskar Syamsuddin, SIK, MT, mewakili Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono, SH, SIK, MSi, saat Apel Jam Pimpinan di halaman Mapolresta Malang Kota, Senin (6/10/2025).
Dalam sambutannya, AKBP Oskar menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih Polri kepada masyarakat yang berperan aktif menjaga keamanan di wilayahnya.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi pengakuan atas sinergi masyarakat, pelajar, komunitas, dan insan olahraga yang telah berkontribusi nyata dalam menciptakan suasana aman dan kondusif. Membangun Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama,” tegas AKBP Oskar.
Salah satu penerima penghargaan adalah Maskur Aminudin, ST, Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) sekaligus Ketua Bidang Teknik Inkanas Kota Malang, yang berhasil membawa tim karate Inkanas Polresta Malang Kota meraih Juara Umum Kejuaraan Karate Terbuka Piala KONI Indonesia 2025.
Menurut AKBP Oskar, prestasi tersebut membuktikan bahwa pembinaan olahraga dapat menumbuhkan disiplin, sportivitas, dan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.
Selain itu, komunitas Aremania dan Aremanita dari berbagai korwil juga menerima penghargaan atas peran aktif mereka menjaga Kamtibmas pasca insiden demonstrasi 30 September lalu. Sebagai bentuk kolaborasi, Polresta Malang Kota bersama Aremania menggelar Lomba Mural Pos Polisi di sembilan titik strategis di Kota Malang, seperti Pos Arjosari, MCC, Ciliwung, dan Alun-Alun Merdeka Selatan.
Salah satu peserta mural, Aris Setyawan dari Korwil Arema KTL, mengungkapkan rasa bangganya atas penghargaan yang diberikan.
“Melalui mural ini kami ingin menunjukkan bahwa cinta Arema sejati adalah menjaga keamanan, menghormati hukum, dan berkontribusi positif bagi Kota Malang,” ujarnya.
Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada enam pelajar Duta Kamtibmas Polri 2025 yang dikukuhkan oleh Wakapolda Jatim. Mereka dinilai menjadi contoh disiplin dan keteladanan di lingkungan sekolah, serta berperan aktif dalam menjaga ketertiban pelajar.
AKBP Oskar menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata kemitraan Polri dengan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. Ia juga mengajak semua pihak terus memperkuat sinergi lintas sektor, baik di bidang sosial, pendidikan, seni, maupun olahraga.
“Sinergi antara kepolisian dan masyarakat adalah pondasi utama untuk membangun Kota Malang yang aman, damai, dan berprestasi. Mari kita rawat kebersamaan ini demi kondusivitas dan kemajuan bersama,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Polresta Malang Kota menegaskan bahwa keamanan bukan dibangun dengan kekuatan semata, tetapi dengan kolaborasi, kepercayaan, dan kepedulian bersama seluruh elemen masyarakat.
Pewarta; Mak_Ila
Sumber; Humas Polresta Malang




