Gresik, SuaraRakyat62.com – Penantian panjang ratusan warga Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, akhirnya terjawab. Rampungnya sambungan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan membuat warga kini bisa menikmati akses air bersih langsung ke rumah, setelah bertahun-tahun bergantung pada air tangki akibat air tanah yang asin.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
SPAM Umbulan Rampung, Ratusan Warga Duduksampeyan Kini Nikmati Air Bersih

Musayaroh, warga Desa Palebon, mengaku lega dan bersyukur atas beroperasinya sambungan SPAM Umbulan. Selama ini, ia harus membeli air tangki sebanyak dua hingga tiga kali dalam sebulan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Setiap tangki biayanya Rp150 ribu sampai Rp200 ribu. Air tanah di sini asin dan tidak bisa dipakai. Sekarang air bersih sudah mengalir ke rumah, rasanya lebih tenang dan sangat membantu,” ujar Musayaroh, Rabu (17/12/2025).

Atas terealisasinya program tersebut, warga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang dinilai telah memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih. Sebagai simbol dimulainya layanan, Bupati Yani secara langsung membuka kran air di salah satu rumah warga.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan, SPAM Umbulan merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Dukungan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadi faktor penting dalam memastikan layanan air bersih dapat menjangkau wilayah pedesaan secara berkelanjutan.

“Anggaran ini berasal dari Kementerian PU. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden. Melalui program ini, Pemkab Gresik berupaya menghadirkan layanan air bersih yang layak dan berkelanjutan hingga ke desa-desa,” jelasnya.

Ia menambahkan, dukungan pusat tersebut diimbangi dengan komitmen pemerintah daerah dalam penyediaan infrastruktur pendukung. Pemkab Gresik melalui Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) telah membangun reservoir di wilayah Bunder dan Duduksampeyan.

Tidak berhenti di situ, Pemkab Gresik juga merencanakan pembangunan dua reservoir tambahan pada tahun 2026, masing-masing di wilayah Sembayat dan Melirang. Dengan tambahan infrastruktur tersebut, jangkauan layanan SPAM Umbulan diharapkan semakin luas.

Berdasarkan data tahun 2025, realisasi sambungan rumah SPAM Umbulan di Kecamatan Duduksampeyan mencapai 593 sambungan rumah, melampaui target awal sebanyak 575 sambungan. Sambungan tersebut tersebar di Desa Palebon sebanyak 261 sambungan, Desa Mandepo 155 sambungan, Desa Bendungan 151 sambungan, serta tambahan sambungan di Desa Petisbenem, Sumengko, dan Samirplapan.

Sementara itu, di Kecamatan Kebomas, Desa Dahanrejo mencatat realisasi 295 sambungan rumah dari target 288 sambungan. Dengan demikian, total realisasi sambungan SPAM Umbulan di Kecamatan Duduksampeyan dan Kebomas mencapai 888 sambungan rumah.

Pemkab Gresik berharap kehadiran SPAM Umbulan tidak hanya menjawab kebutuhan dasar air bersih, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, pertumbuhan ekonomi lokal, serta penurunan angka stunting. Dengan akses air bersih yang semakin merata, warga Duduksampeyan kini menatap masa depan dengan lebih sehat, layak, dan sejahtera.

 

 

(Ani)