Ngawi, SuaraRakyat62.com – Masa reses dimanfaatkan Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa, untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di Kabupaten Ngawi. Dalam kunjungannya ke Kecamatan Ngawi dan Kecamatan Karanganyar, berbagai persoalan mendasar disampaikan warga, mulai dari kebutuhan ambulans desa, kerusakan infrastruktur jalan, hingga ancaman kekeringan yang diperkirakan meningkat pada musim kemarau tahun ini.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Diana AV Sasa Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur Amburadul dan Krisis Air Jadi Sorotan Utama

Salah satu agenda reses berlangsung di Balai Dusun Ngantru, Desa Ngawi, Kecamatan Ngawi, Kamis (30/7/2026). Puluhan warga hadir memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi.

Berbeda dengan forum yang dipenuhi paparan panjang, Diana memilih membuka ruang dialog seluas-luasnya. Ia lebih banyak mendengarkan keluhan dan usulan masyarakat sebagai bahan perjuangan di tingkat provinsi.

Salah satu aspirasi datang dari Suwarni, warga Desa Ngawi, yang berharap pemerintah dapat membantu pengadaan mobil ambulans. Menurutnya, desa saat ini hanya memiliki mobil siaga sehingga belum mampu mengakomodasi kebutuhan pelayanan medis darurat secara optimal.

“Kami berharap ada mobil ambulans yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan darurat masyarakat,” ujar Suwarni.

Selain persoalan layanan kesehatan, warga juga mengeluhkan kondisi jalan penghubung Kabupaten Ngawi menuju Kabupaten Bojonegoro yang mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Bahkan, seorang warga menyampaikan cerita yang menggambarkan buruknya kondisi jalan tersebut.

“Ada cerita yang membuat saya prihatin. Suatu ketika ada warga dari luar daerah yang melintas jalan tersebut. Saat di perjalanan dia tertidur. Lalu tiba-tiba terbangun sambil nyeletuk, ‘Wis sampek Ngawi to?’ Mohon kiranya bisa diperjuangkan perbaikan jalan ini,” tuturnya.

Aspirasi lain disampaikan Gading Wirabuana yang menyoroti ancaman kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi. Ia berharap pemerintah menambah armada mobil tangki air agar distribusi air bersih kepada masyarakat dapat dilakukan lebih cepat ketika musim kemarau mencapai puncaknya.

“Di beberapa wilayah masih rawan kekeringan. Sehingga perlu ada intervensi untuk mengantisipasi dampaknya,” kata Gading.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Diana AV Sasa menegaskan bahwa persoalan kekeringan harus diantisipasi sejak dini. Menurutnya, musim kemarau tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air bersih, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Ia mengakui keterbatasan jumlah mobil tangki air masih menjadi kendala di sejumlah daerah sehingga perlu mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kalau daerah hanya memiliki satu atau dua unit mobil tangki air tentu akan sangat kesulitan, apalagi wilayahnya luas. Di kamus usulan provinsi belum ada. Nah, nanti akan coba kami usulkan,” jelas Diana.

Selain mendorong penambahan armada distribusi air bersih, Diana juga mengingatkan pentingnya langkah mitigasi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di kawasan lereng Gunung Lawu yang membentang di wilayah Kabupaten Ngawi dan Magetan.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat agar tidak melakukan pembakaran semak maupun lahan secara sembarangan selama musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran.

Pada agenda reses berikutnya di Kecamatan Karanganyar, Diana kembali menerima keluhan mengenai kerusakan jalan penghubung antar dusun hingga akses menuju pusat desa. Ia memastikan akan menelusuri status kewenangan jalan tersebut sebelum menentukan langkah tindak lanjut.

“Kalau memang belum dianggarkan oleh pemerintah kabupaten dan statusnya merupakan jalan provinsi, tentu bisa diusulkan agar mendapatkan penanganan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” tandasnya.

Melalui kegiatan reses ini, Diana menegaskan komitmennya untuk menjadikan seluruh aspirasi masyarakat sebagai bahan perjuangan di DPRD Jawa Timur. Ia berharap kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, infrastruktur jalan, hingga penyediaan air bersih, dapat menjadi prioritas pembangunan demi meningkatkan kualitas hidup warga Kabupaten Ngawi.

 

(Pr)