SUARARAKYAT62, KOTA MALANG – Semangat kolaborasi lintas elemen masyarakat mewarnai Apel Besar Sabuk Kamtibmas yang dipimpin Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, di Lapangan Apel Polresta Malang Kota, (Kamis, 30/4/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Apel Besar Sabuk Kamtibmas di Malang, Kapolresta Tekankan Sinergi Komunitas, Personel siagakan 500 Personel Amankan Aksi Hari Buruh

Apel sabuk pengaman sebagai penguatan sinergi dalam menjaga Sitkamtibmas di wilayah hukum Kota Malang, melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebagai mitra strategis kepolisian, mulai perwakilan dari berbagai elemen masyarakat seperti Banser, Kokam, Senkom, Aremania, komunitas ojek online, relawan ambulans, hingga mahasiswa ini mencerminkan soliditas dan

Dalam amanatnya, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan di Kota Malang tidak terlepas dari kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan lintas komunitas. Ini bukan sekadar apel, tetapi wujud silaturahmi dan komitmen bersama menjaga Kota Malang. Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita bisa kuat karena kebersamaan,” tegasnya. (Kamis, 30/04/2026)

Ia mengingatkan, berbagai agenda besar yang telah dilalui sepanjang awal tahun 2026 menjadi bukti nyata kekompakan warga Kota Malang.

KBP Putu Kholis juga menekankan keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan kebutuhan bersama seluruh masyarakat.

“Di tengah kondisi yang tidak pasti, rasa aman adalah kebutuhan dasar. Karena itu, kehadiran komunitas adalah pemain utama dalam menjaga ketertiban,” jelasnya.

Menurutnya, Apel Besar Sabuk Kamtibmas ini bertujuan memperkuat langkah preventif dan preemtif melalui kolaborasi aktif antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk sinergi. Kami mohon doa restu agar Polresta Malang Kota dapat terus bekerja sesuai harapan masyarakat. Kunci utama menjaga kota ini adalah kekompakan kita semua,” tambah Kombes Pol Putu Kholis.

Sementara itu, menjelang peringatan Hari Buruh Internasional pada Jumat (1/5/2026), Polresta Malang Kota juga menyiapkan langkah pengamanan terpadu. Kabag Ops Polresta Malang Kota.

Kompol Wiwin Rusli, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan ratusan personel gabungan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa.

“Sesuai arahan Kapolresta, setiap elemen masyarakat dipersilakan menyampaikan aspirasi dan akan kami layani dengan baik. Namun, pengamanan tetap kami lakukan secara maksimal agar kegiatan berlangsung tertib dan kondusif,” ujarnya.

Diperkirakan, aksi yang melibatkan elemen buruh dan mahasiswa tersebut akan diikuti sekitar 300 hingga 500 orang. Massa direncanakan berkumpul di Alun-Alun Merdeka sebelum bergerak menuju Balai Kota Malang sekitar pukul 13.12 WIB.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sebanyak 500 personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan akan diterjunkan di sejumlah titik strategis.

“Kami siapkan kurang lebih 500 personel didukung organisasi kemasyarakatan dan komunitas. Selain itu, akan dilakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Tugu, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika memungkinkan dibuka sebagian, namun jika padat akan ditutup total,” jelas Kompol Wiwin.

Ia menegaskan, pendekatan yang digunakan dalam pengamanan mengedepankan prinsip humanis dan persuasif, guna memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan tanpa mengganggu ketertiban umum.

Apel Besar Sabuk Kamtibmas ini menjadi refleksi stabilitas keamanan di Kota Malang merupakan hasil kolaborasi erat antara aparat dan masyarakat. Dengan sinergi yang terus diperkuat, diharapkan Kota Malang tetap menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh warganya.(nyak)