MALANG, Suararakyat +62- Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum / SPAM di kawasan SMA Taruna Nusantara, Gempingan, Pagak, Kabupaten Malang terus dikebut. Proyek strategis yang didanai APBN senilai Rp 60 Miliar ini mencakup unit air baku, unit produksi, dan unit distribusi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Progres 80 persen SPAM di kawasan SMA TARUNA NUSANTARA target oprasional 2026

 

Lokasi proyek yang berdekatan dengan kawasan wisata Bendungan Depok ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk pemenuhan air bersih di lingkungan pendidikan dan permukiman warga.

 

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, H. Syamsul Hadi menyampaikan update terbaru usai menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Camat serta Kepala Sekolah di Pendopo Agung, Minggu 3 Agustus 2026.

 

“Untuk mendukung ketersediaan air bersih untuk sekolah Tarnus, mulai tahun ini sudah dilaksanakan pembangunan SPAM. Sumber airnya diambilkan dari Sumber Air Dieng 2 yang berada di wilayah perbatasan antara Kepanjen dan Gondanglegi,” jelas Syamsul Hadi.

 

Kapasitas 240 Liter/Detik untuk 4 Kecamatan

SPAM Sumber Dieng 2 dibangun dengan kapasitas 240 liter per detik Rinciannya, 10 liter per detik khusus untuk kebutuhan SMA Taruna Nusantara Sementara sisanya akan dialirkan untuk masyarakat di 4 Kecamatan yaitu Pagak, Donomulyo, Kalipare, dan sebagian Bantur.

 

Pada tahap awal, SPAM ini akan melayani 3.000 Sambungan Rumah Tangga / SR di wilayah Kepanjen dan kawasan Depok termasuk area sekitar SMA Taruna.

 

Target Selesai 15 Desember 2026

Hingga saat ini progres pembangunan sudah mencapai 80 persen. Tandon utama telah rampung, dan saat ini tengah dilakukan pengerjaan Broncaptering di sumber air dengan progres 50 persen

 

“Insya Allah sesuai target tanggal 15 Desember 2026 harus sudah selesai semua. Jadi akhir tahun ini bisa dioperasionalkan SPAM Sumber Dieng 2 bagi sekolah Tarnus,” tegas Syamsul Hadi.

 

Atasi Kekeringan di Malang Selatan

Ke depan, Perumda Tirta Kanjuruhan juga menargetkan perluasan jaringan.

“Tahun depan harapan kami bisa dilanjutkan untuk menangani kekeringan yang ada di Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, kemudian juga untuk Kecamatan Donomulyo,” pungkasnya.

 

Dengan selesainya proyek ini, diharapkan kebutuhan air bersih untuk pendidikan di SMA Taruna Nusantara dan masyarakat di 4 kecamatan dapat terpenuhi secara berkelanjutan.(ila)