MALANG,SuaraRakyat62.com

Suasana khidmat dan penuh nuansa budaya Jawa mewarnai Pengukuhan dan Kekancingan Pengurus Paguyuban Kawula Kraton Surakarta (PAKASA) Malang Raya Periode 2026–2031 yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi PAKASA sebagai organisasi pelestari budaya adiluhung Keraton Surakarta sekaligus mempererat persaudaraan masyarakat di Bumi Arema.
Acara dihadiri jajaran PAKASA Punjer, tokoh budaya, unsur Pemerintah Kabupaten Malang, serta para pengurus dan anggota PAKASA Malang Raya. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan tamu kehormatan dari PAKASA Punjer, penampilan Tari Sekar Kadipaten khas Malang, pemutaran profil organisasi, dilanjutkan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PAKASA.
Ketua PAKASA Malang Raya periode 2020–2025, KRA. M. Nuh Pradotonegoro, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah menjaga eksistensi PAKASA sebagai wadah pelestarian budaya Keraton Surakarta di wilayah Malang Raya. Ia berharap kepengurusan baru mampu meneruskan perjuangan organisasi dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah, budayawan, dan masyarakat.
Prosesi inti berlangsung dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus PAKASA Malang Raya Periode 2026–2031, dilanjutkan prosesi kekancingan, pengucapan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, serta penyerahan Pataka organisasi sebagai simbol estafet kepemimpinan.
Dalam prosesi tersebut, KRA. Dwi Indrotito Cahyono Pradoto Adiningrat, S.H., M.M., yang akrab disapa Kanjeng Tito, secara resmi menerima amanah sebagai Ketua PAKASA Malang Raya Periode 2026–2030. Penyerahan pin kehormatan dan Pataka organisasi menjadi simbol sah dimulainya kepemimpinan baru di tubuh PAKASA Malang Raya.
Dalam sambutannya, KRA. Dwi Indrotito Cahyono Pradoto Adiningrat, S.H., M.M. menegaskan komitmennya untuk menjadikan PAKASA Malang Raya sebagai organisasi budaya yang aktif melestarikan nilai-nilai adiluhung Keraton Surakarta sekaligus menjadi perekat persaudaraan masyarakat lintas daerah dan lintas generasi.
“PAKASA bukan sekadar organisasi budaya, tetapi rumah besar bagi seluruh kawula Keraton Surakarta. Kami berkomitmen memperkuat pelestarian budaya, pendidikan karakter, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat agar warisan leluhur tetap lestari,” ujar Kanjeng Tito.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan pengurus beserta penyematan ganjaran (gelar kebangsawanan) kepada para pengurus sesuai Surat Keputusan yang dibacakan. Adapun pengurus yang dikukuhkan meliputi:
KRA. Dwi Indrotito Cahyono Pradoto Adiningrat, S.H., M.M. – Ketua PAKASA Malang Raya Periode 2026–2031.
KRA. M. Nuh Pradotonegoro – Ketua Demisioner PAKASA Malang Raya Periode 2020–2025.
Serta kekancingan baru :
1. Nanang Winamo – Ganjaran Bupati Anom.
2. Yanto – Ganjaran Panewu Anom.
3. Rio Dadang Setyawan – Ganjaran Panewu Anom.
4. Ninik Purwati – Ganjaran Panewu Anom.
5. Dr. Ir. Aladin Eko Purkuncoro, S.T., M.T., IPM., Asean.Eng – Ganjaran Bupati Sepuh Anom.
6. Mustofa, S.H. – Ganjaran Bupati Anom.
7. Nasya Zahira Putri Elya – Ganjaran Panewu Anom.
8. Sugiati – Ganjaran Panewu Anom.
9. Ni Wayan Mudiasni – Ganjaran Panewu Anom.
10. Dewi Nuriani Sutanto, S.Si. – Ganjaran Bupati Anom.
11. Tiwi Dwi Astutik – Ganjaran Bupati Anom.
12. Ach. Hasan Bisri – Ganjaran Bupati Anom.
13. Mas Ngabehi Iravan Sukma Adiprajo, S.H. – Ganjaran Bupati Anom.
14. Herdia Kumalawati, S.H. – Ganjaran Bupati Anom.
15. Slamet Riyanto, S.Pd. – Ganjaran Bupati Anom.
16. Mas Ngabehi Endy Setyabudi – Ganjaran Bupati Anom.
17. Nyi Behi Mujiati Purwaningtyas – Ganjaran Bupati Anom Anon Anon
18. Nyi Mas Temenggung Hj, Idhiningrum Budayaningrum, S.Sos – Ganjaran Bupati Sepuh Anom anon
Selain prosesi pengukuhan, acara juga diisi dengan amanat dari PAKASA Punjer yang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur budaya, tata krama, serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat yang terus berkembang. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, sesi foto seluruh pengurus, dan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.
Pengukuhan Pengurus PAKASA Malang Raya Periode 2026–2031 di Pendopo Agung Kabupaten Malang menjadi tonggak penting bagi organisasi dalam memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pelestarian budaya Jawa, khususnya budaya Keraton Surakarta. Dengan kepemimpinan baru di bawah KRA. Dwi Indrotito Cahyono Pradoto Adiningrat, S.H., M.M., PAKASA Malang Raya diharapkan mampu menjadi wadah yang semakin solid, inovatif, dan berkontribusi nyata dalam menjaga warisan budaya Nusantara serta membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai luhur, gotong royong, dan persaudaraan.
Mak Ila



