SUARARAKYAT62, ROKAN HULU – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) di Kabupaten Rokan Hulu dan sekitarnya kembali bervariasi, Jumat (22/5/2026). Perbedaan harga yang cukup jauh antar pabrik membuat para petani mengeluhkan kondisi tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Harga Sawit di Sejumlah PKS Rohul Bervariasi, Petani Keluhkan Penurunan Harga TBS

Dari data yang dihimpun, harga tertinggi tercatat di PT Hutahaean Teluk Sono dengan pembelian TBS sebesar Rp3.070 per kilogram. Disusul PT Riau Sawit Mandiri (RSM) Sigatal Rp3.050 per kilogram dan PT Sawit Semesta Mandiri (SSM) Langgak Rp3.040 per kilogram, Jumat(22/5/2026).

Sementara itu, harga paling rendah berada di PT Sawit Asahan Indah (SAI) Sei Kuning yang hanya membeli TBS petani sebesar Rp2.150 per kilogram. Sedangkan PT Sei Intan berada di angka Rp2.800 per kilogram dan PT Sumatra Karya Agro (SKA) Sei Kuning sebesar Rp2.860 per kilogram.

Berikut rincian harga TBS sawit di sejumlah PKS:

PT Sawit Asahan Indah (SAI) Sei Kuning Rp2.150/kg

PT Riau Sawit Mandiri (RSM) Sigatal Rp3.050/kg

PT Sawit Semesta Mandiri (SSM) Langgak Rp3.040/kg

PT Sei Intan Rp2.800/kg

PT Sumatra Karya Agro (SKA) Sei Kuning Rp2.860/kg

PT Hutahaean Teluk Sono Rp3.070/kg

Kondisi ini membuat sejumlah petani sawit merasa terpukul, terlebih selisih harga antar PKS mencapai ratusan rupiah per kilogram. Para petani berharap adanya perhatian dari pemerintah terhadap stabilitas harga sawit di tingkat petani agar tidak terus merugikan masyarakat kecil.

Selain itu, petani juga menilai turunnya harga sawit tidak sebanding dengan tingginya biaya perawatan kebun, pupuk, hingga ongkos panen dan transportasi. Mereka berharap harga sawit dapat kembali membaik demi menjaga perekonomian masyarakat yang mayoritas bergantung pada sektor perkebunan sawit.(es)