Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Turnamen Sepak Bola Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) se-Jawa Timur tahun 2025 resmi dibuka oleh Bupati Pasuruan, H. Rusdi Sutejo, Sabtu (2/8) sore di Stadion R. Soedarsono, Bangil.

Pembukaan berlangsung meriah dengan pelepasan balon ke udara oleh Bupati Rusdi bersama Wakil Bupati H.M. Shobih Asrori, disusul tendangan bola pertama ke tengah lapangan sebagai simbol dimulainya turnamen bergengsi yang mempertemukan para kepala desa dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Rusdi menyampaikan apresiasinya atas semangat para kepala desa yang hadir bukan hanya untuk bertanding, tapi juga mempererat silaturahmi dan persaudaraan.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi menjadi ruang silaturahmi luar biasa yang mempertemukan semangat kebersamaan antar pemimpin desa se-Jatim. Ini penting untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi membangun desa,” ujar Bupati Rusdi.

Ia juga menegaskan bahwa menang atau kalah bukan hal utama, tetapi nilai kebersamaan lah yang menjadi inti dari turnamen ini.
“Ini seperti fun games. Pemainnya bukan atlet profesional, jadi suasananya lebih santai, penuh tawa, dan kekeluargaan. Tapi semangat persaudaraannya sangat terasa,” tambahnya.

Pembukaan turnamen juga dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Bupati Pasuruan H.M. Shobih Asrori, Ketua PKDI Pusat Sujiono, Ketua DPD PKDI Jatim Ahmad Baharudin, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Agus Setya Wardana, Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, serta para kepala desa dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Ketua DPC PKDI Kabupaten Pasuruan, Muhammad Alim, menyampaikan bahwa turnamen akan berlangsung selama satu minggu dan digelar di dua lokasi: Stadion R. Soedarsono Bangil dan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik.
“Total ada dua pertandingan pembuka hari ini, PKDI Kabupaten Pasuruan vs PKDI Kota Batu, dan PKDI Tulungagung vs PKDI Trenggalek,” jelas Alim.
Salah satu momen menarik dalam pembukaan turnamen adalah keikutsertaan Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, yang turut bermain membela tim PKDI Tulungagung dan berhasil mencetak dua gol ke gawang PKDI Trenggalek.
Aksi Baharudin langsung mengundang pujian dari Wakil Bupati Pasuruan.
“Pak Wabup Tulungagung luar biasa! Bisa cetak dua gol. Permainannya keren, semangatnya luar biasa,” kata Gus Shobih yang menonton langsung dari tribun.
Dengan atmosfer pertandingan yang penuh kehangatan dan kekompakan, Turnamen PKDI 2025 diharapkan menjadi awal dari kolaborasi nyata antar kepala desa dalam membangun desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing.

“Mari terus jaga semangat kebersamaan ini. Jadikan turnamen ini sebagai simbol kolaborasi lintas desa yang akan membawa kemajuan bagi seluruh masyarakat,” tutup Bupati Rusdi.
Turnamen PKDI 2025 bukan hanya tentang skor dan trofi, melainkan tentang bagaimana semangat olahraga dapat menyatukan hati, memperkuat hubungan antar pemimpin, dan membangun fondasi kolaboratif untuk Jawa Timur yang lebih kuat.
Pewarta ; Zen_Satuman




