Morotai, SuaraRakyat62.com —
Warga Kecamatan Morotai Timur dan Morotai Selatan menyuarakan keluhan terhadap aktivitas truk pengangkut material galian C yang beroperasi tanpa penutup terpal. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Keselamatan Diabaikan, Truk Galian C di Morotai Melintas Tanpa Tutup Bak

Pantauan media SuaraRakyat.com pada Minggu (3/7/2025), sejumlah dump truk bermuatan batu bolder melintas di jalan umum tanpa penutup bak. Material yang terbuka rawan tumpah ke jalan, dan abu dari batuan yang diangkut menyebar, mengganggu penglihatan dan pernapasan pengendara lain.

Truk-truk tersebut diduga terlibat dalam dua proyek besar, yaitu:

  1. Proyek Rekonstruksi Penguat Tebing/Pantai di Desa Sangowo dan Sangowo Barat, Kecamatan Morotai Timur, dengan nilai kontrak Rp7,96 miliar oleh PT Ketiadaan Menjadi Ada, masa pengerjaan 180 hari kalender.
  2. Proyek Talud Mandiri bernomor kontrak: 300.615.04/SP.RKBPTP/APBD/-PM/VI-2025, mulai dikerjakan 18 Juni 2025, dengan nilai kontrak Rp9,25 miliar oleh CV Alfa Rizky.

Warga mengaku khawatir dan meminta ketegasan dari pihak terkait.

“Takutnya batu jatuh ke jalan. Tapi yang lebih parah itu debu proyek yang keluar dari bak truk. Harusnya ditutup,” ujar Rafih, salah satu warga Morotai Timur.

Senada dengan itu, Kamal, warga Morotai Selatan, meminta aparat kepolisian khususnya Satlantas Polres Morotai menindak tegas truk proyek yang tidak memenuhi standar keselamatan.

“Kami minta jangan cuma kejar target proyek. Keselamatan pengguna jalan juga penting. Truk-truk itu harus ditertibkan,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Morotai, Firdaus Samad, mengaku belum menerima laporan resmi terkait persoalan tersebut.
“Sampai sekarang kami belum dapat laporan dari masyarakat,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.

Masyarakat berharap, sebelum terjadi kecelakaan atau gangguan kesehatan yang serius, pihak terkait segera bertindak, baik dari sisi penegakan aturan lalu lintas, pengawasan proyek, maupun perlindungan lingkungan sekitar jalan umum.

 

Pewarta ; Irjan_Nyong