Sidoarjo, SuaraRakyat62.com – Terminal Bungurasih, Sidoarjo, kembali menjadi sorotan publik setelah peristiwa pengeroyokan terhadap seorang calo tiket bus bernama Rudy alias Kentit, Rabu (20/8/2025) dini hari.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB dan sempat terekam kamera hingga viral di media sosial. Dari informasi yang dihimpun, pengeroyokan dipicu dugaan penipuan tiket bus oleh Rudy terhadap seorang penumpang tujuan Banyuwangi.
Awalnya, sekitar pukul 03.00 WIB, seorang penumpang yang belum diketahui identitasnya ditawari tiket oleh Rudy di pintu keluar bus antarkota. Penumpang itu membayar Rp125 ribu. Namun, hingga dua jam menunggu, bus tidak kunjung berangkat. Penumpang tersebut akhirnya meminta pengembalian uang tiket, tetapi Rudy hanya mengembalikan Rp100 ribu.
Merasa dirugikan, penumpang itu menghubungi beberapa rekannya. Tak lama kemudian, 6–8 orang datang menggunakan sepeda motor dan langsung mengeroyok Rudy di area terminal.
Kanitreskrim Polsek Waru, AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Korban pengeroyokan bernama Rudy alias Kentit, seorang calo tiket di Terminal Bungurasih. Namun, hingga kini korban belum melapor ke Polsek Waru,” jelas Agus.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan. Pihak kepolisian juga berupaya mencari keberadaan Rudy, baik di rumahnya maupun di rumah sakit.
“Korban belum ditemukan dan belum ada laporan resmi. Kami masih mencari keberadaannya untuk memastikan kondisi korban,” tambah Agus.
Terminal Bungurasih memang dikenal sebagai salah satu titik rawan praktik percaloan tiket bus. Minimnya pengawasan dan lemahnya sanksi terhadap para calo membuat praktik ini sulit diberantas, hingga akhirnya memicu kerugian dan keresahan bagi para penumpang.
Polsek Waru memastikan akan terus menindaklanjuti kasus ini demi menjaga keamanan serta kenyamanan penumpang di Terminal Bungurasih.
Pewarta ; Yander
Sumber ; Humas Polres Sidoarjo




