
SUARARAKYAT62, KOTA MALANG – Momentum buka puasa bersama Ramadan 1447 Hijriah menjadi ajang konsolidasi bagi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Kota Malang. Kegiatan tersebut menghadirkan anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Bidang Koperasi dan UMKM DPP PDI Perjuangan, Andreas Eddy Susetyo, serta Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Siraduhita.
Dalam kesempatan tersebut, Andreas Eddy Susetyo menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan instruksi tegas dari DPP PDI Perjuangan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan bahwa partai mengambil posisi sebagai pengawas, bukan pelaksana teknis di lapangan.
“Ini adalah langkah antisipasi. Partai melarang anggota maupun kadernya terlibat dalam operasional program MBG di lapangan,” tegas Andreas.
Ia juga mengingatkan bahwa peringatan ini bersifat reminder agar tidak ada lagi alasan bagi kader di tingkat bawah untuk mengaku tidak mengetahui aturan tersebut apabila terjadi kesalahan di kemudian hari.
Selain membahas program MBG, Andreas yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI turut menyinggung kondisi ekonomi nasional. Ia menyoroti fenomena melemahnya daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Siraduhita, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar buka puasa bersama, melainkan juga bentuk konsolidasi tiga level struktur partai, yakni DPP, DPD, dan DPC.
Dalam acara tersebut, Amithya juga mendapat kejutan berupa tumpeng ulang tahun dari rekan-rekan fraksi dan Satgas partai yang menambah suasana kebersamaan semakin erat.
Sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ramadan, PDI Perjuangan Kota Malang juga membagikan bantuan sebanyak 2.500 paket sembako Lebaran kepada para kader.
“Ini bukti nyata bahwa jajaran fraksi dan struktur partai memastikan seluruh kader merasakan indahnya berbagi di bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” pungkas Amithya.




