Rokan Hulu, SuaraRakyat62.com —
Dalam momentum peringatan Hari Jadi Pramuka ke-64 Tahun 2025 tingkat Kabupaten Rokan Hulu, Bupati Rokan Hulu H. Anton, ST., MM menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus menjadi solusi strategis dalam menghadapi tantangan generasi muda di era digital.

Peringatan yang digelar di Lapangan Dataran Tinggi Pematang Baih, Desa Pematang Berangan, Kamis (14/8/2025), berlangsung meriah dan khidmat. Acara ini dihadiri jajaran Forkopimda, para pembina, dan pengurus Kwarcab Pramuka Rokan Hulu.
Hadir di antaranya Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, Kajari Rokan Hulu, perwakilan Kapolres Rohul, Ketua Kwarcab El Bizri, S.STP., M.Si, Syamsu Anuar, S.Pd, Sekretaris Kwarcab Kusniadi, S.Pd, Ketua Pusdiklatcab Budimin, S.Sos, Ketua Pramuka Peduli Dr. Rudy Fadrial, S.Sos., M.Si., C.Med, serta para pejabat eselon II dan pengurus Pramuka se-Rokan Hulu.
Dalam sambutannya, Bupati Anton memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus berperan aktif mendukung eksistensi dan pengembangan Gerakan Pramuka. Ia menegaskan, tema peringatan tahun ini “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa” harus menjadi semangat bersama dalam memperkuat jati diri Pramuka sebagai insan Pancasila yang siap menjaga keutuhan NKRI.
“Gerakan Pramuka harus hadir sebagai solusi strategis dalam membentuk karakter tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan,” tegas Bupati Anton.
Lebih lanjut, Anton menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini. Mulai dari derasnya arus teknologi, disrupsi informasi, hingga ancaman sosial seperti narkoba, judi online, perundungan, serta menurunnya semangat gotong royong di masyarakat.
Sebagai organisasi pendidikan nonformal, kata Anton, Pramuka memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter, keterampilan hidup, serta kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik.
Ia juga menilai, kiprah Pramuka selama ini telah nyata dalam kegiatan sosial seperti penanggulangan bencana, bakti sosial, pelestarian lingkungan, dan dukungan terhadap kelancaran arus mudik.
“Di era digital, Pramuka harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan konten positif serta menangkal hoaks. Gerakan ini juga perlu aktif dalam ketahanan pangan, kewirausahaan, dan pengembangan keterampilan agar lahir wirausaha muda yang mandiri. Semua langkah ini adalah kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Anton.
Menutup sambutannya, Bupati Anton mengajak seluruh anggota dan pembina Pramuka untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar Gerakan Pramuka tetap menjadi pilar kekuatan bangsa yang mampu melahirkan generasi muda unggul, disiplin, dan berjiwa Pancasila.
(Adv/Esra)




