Morotai, SuaraRakyat62.com – Tiga monumen ikonik yang menjadi simbol kebanggaan Kota Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, kini kondisinya memprihatinkan. Warga mendesak Pemerintah Daerah untuk segera melakukan perbaikan dan mengaktifkan kembali fungsi fasilitas umum tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Ikon Peninggalan Era Rusli Sibua Tak Terurus, Warga Minta Pemda Renovasi

Ketiga ikon itu adalah Taman Kota Daruba, Tugu Bintang Gotalamo, dan Tugu Pancasila Darame. Ketiganya dibangun pada tahun 2012, semasa kepemimpinan Bupati Morotai definitif pertama, Rusli Sibua. Sayangnya, sejak ia tidak lagi menjabat, bangunan-bangunan tersebut terbengkalai dan tidak terurus oleh pemimpin-pemimpin selanjutnya.

Lampu-lampu penerangan padam, air mancur tidak lagi berfungsi, dan kawasan yang dulunya menjadi pusat keramaian warga kini tampak gelap dan sunyi.

“Kami berharap Pak Bupati dan Wakil Bupati sekarang bisa merenovasi ikon-ikon ini, supaya pusat kota terlihat seperti kota sebenarnya,” ujar Ikbal, seorang tukang bentor, saat ditemui di Taman Kota Daruba, Sabtu (12/7/2025).

Ikbal juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat akan digelar Morotai Festival, salah satu agenda tahunan daerah yang menghadirkan banyak pengunjung dari luar. Ia berharap ikon-ikon kota tersebut bisa diaktifkan agar pengunjung mendapatkan pengalaman yang lebih menarik.

“Kalau ikon-ikon ini dihidupkan lagi, bisa jadi tempat foto yang bagus. Lumayan untuk promosi wisata juga,” katanya.

Senada dengan itu, Irwan, warga Morotai Timur, menyoroti kondisi Tugu Pancasila yang menurutnya sangat disayangkan jika dibiarkan rusak.

“Itu tempat favorit masyarakat buat foto dan kumpul. Tapi sekarang nggak terawat, sayang sekali,” tuturnya.

Warga menaruh harapan besar kepada Bupati Rusli Sibua yang saat ini kembali menjabat, bersama Wakil Bupati Rio Christian Pawane, untuk memperhatikan kondisi ketiga tugu tersebut. Selain mempercantik wajah kota, perbaikan ikon-ikon ini dianggap penting sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah dan identitas Morotai.

“Itu tugu dibangun tahun 2012 waktu Pak Rusli jadi bupati pertama. Tapi setelah beliau tidak menjabat, tugu itu seperti dilupakan,” kata Ikbal lagi.

Kini, masyarakat menanti langkah nyata dari pemerintah daerah untuk mengembalikan kemegahan ikon-ikon kota yang dulu menjadi pusat kebanggaan masyarakat Morotai.

 

 

Pewarta ; Irjan_Nyong