Morotai, SuaraRakyat62.com — Program bantuan sosial (Bansos) untuk janda, lansia, yatim piatu, dan penyandang disabilitas di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, segera direalisasikan. Sedikitnya 2.115 janda dan lansia tercatat sebagai penerima manfaat, sementara 600 penerima lainnya berasal dari kalangan yatim piatu dan penyandang disabilitas.

Program ini merupakan janji politik Bupati Rusli Sibua dan Wakil Bupati Rio Christian Pawane (Rusli–Rio) dalam Pilkada lalu, yang kini mulai diwujudkan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Morotai.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pulau Morotai, Ansar Tibu, mengatakan bahwa proses pencairan tinggal menunggu selesainya pembuatan rekening dan ATM penerima di Bank BRI.
“Lansia, janda, yatim piatu, dan disabilitas saat ini masih dalam proses pembuatan rekening di Bank BRI. Kalau minggu ini sudah selesai, insya Allah akhir bulan sudah bisa dicairkan,”
ujar Ansar saat diwawancarai SuaraRakyat62.com, Rabu (22/10/2025).
Untuk mempercepat penyaluran, Dinsos mengambil kebijakan agar penerima tidak perlu mengurus langsung ke bank.
“Kami yang urus semua dokumen dan pembuatan rekeningnya. Masyarakat hanya tinggal menerima. Nantinya buku rekening akan dibagikan langsung oleh pihak bank ke desa-desa,”
jelasnya.
Ansar merinci, penyaluran Bansos tersebut akan dilakukan di enam kecamatan di Kabupaten Pulau Morotai.
Bantuan untuk lansia sebesar Rp 1 juta per orang, sedangkan janda menerima Rp 2 juta. Sementara itu, yatim piatu dan penyandang disabilitas menerima bantuan sebesar Rp 100 ribu per penerima.
“Program ini sudah dilaunching Pemda pada 17 Agustus 2025 lalu. Sekarang tinggal menunggu nomor rekening rampung untuk segera disalurkan,”
tegasnya.
Program ini disambut positif oleh masyarakat, khususnya para penerima manfaat yang selama ini belum tersentuh bantuan langsung pemerintah daerah. Banyak warga berharap agar realisasi berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
Program Bansos Rusli–Rio menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian kepada kelompok rentan dan kurang mampu, terutama janda lansia, yatim piatu, dan penyandang disabilitas.
Dengan pencairan yang akan segera dilakukan, diharapkan bantuan ini mampu meringankan beban hidup masyarakat dan memperkuat semangat gotong royong sosial di Morotai.
Pewarta; Irjan_Nyong




