Jakarta, SuaraRakyat62.com – Kajian&Opini

Java Televisi kembali mencuri perhatian publik setelah resmi bangkit sebagai stasiun televisi nasional yang mengusung budaya dan kearifan lokal Nusantara. Setelah sempat vakum selama hampir lima tahun, stasiun TV ini kini hadir dengan wajah baru dan semangat baru.
Java Televisi pertama kali berdiri pada tahun 2014 sebagai media televisi yang berfokus pada tayangan informatif berciri khas budaya Indonesia. Namun, setelah perjalanan awalnya, stasiun ini sempat tidak aktif sebelum akhirnya diakuisisi pada akhir 2022 oleh PT Java Muhe Media Nusantara Group.
Di bawah kepemilikan Hariyadi Widhi Munanda, S.H., M.M, atau yang akrab disapa Bang Hari, Java Televisi mengalami transformasi besar dalam manajemen, program siaran, hingga penguatan identitas sebagai media budaya Nusantara. Dengan pengalaman lebih dari 14 tahun di industri televisi dan media digital, Bang Hari membawa Java Televisi naik kelas menjadi media modern yang tetap berakar pada nilai-nilai lokal.
Memasuki tahun 2023, Java Televisi kembali mengudara secara resmi melalui situs www.javatv.co.id serta kanal YouTube dengan siaran streaming 24 jam penuh. Dalam periode 2023–2024, Java Televisi tumbuh pesat berkat program-program unggulan seperti “Berita Nusantara”, “Ragam UMKM”, “Jejak Tradisi”, dan “Panorama Dwipantara.”
Program-program tersebut hadir sebagai sarana penguatan ekonomi masyarakat, terutama UMKM dan sektor pariwisata pasca pandemi COVID-19. Melalui liputan langsung dari berbagai daerah, Java Televisi menjembatani pelaku usaha, pemerintah daerah, budayawan, serta masyarakat luas.
Memasuki tahun 2025, Java Televisi menambah langkah besar dengan resmi mengudara secara nasional melalui satelit Telkom Merah Putih. Selain itu, melalui kerja sama dengan Metro TV, Java Televisi kini hadir pula di siaran digital (STB) untuk wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Saat ini, Java Televisi dapat disaksikan melalui:
- UHF Digital 36 – Jawa Timur,
- UHF Digital 39 – Jawa Tengah,
- UHF Digital 34 – Malang Raya
Tak berhenti di situ, Java Televisi menargetkan bahwa pada akhir 2026 siarannya akan menjangkau 36 provinsi melalui jaringan STB nasional dalam program KSO bersama Metro TV. Selain itu, pengembangan 10 titik studio di berbagai wilayah Indonesia juga tengah direncanakan untuk memperkuat langkah menuju siaran nasional dan internasional.
Perjalanan panjang Java Televisi membuktikan bahwa media ini terus berkembang dengan tekad kuat untuk menjadi “Cahaya Informasi dari Hati Nusantara.” Dengan fondasi budaya, sejarah, dan inovasi digital, Java Televisi berkomitmen menghadirkan tayangan berkualitas sekaligus mengangkat potensi Indonesia ke panggung dunia.
Terima kasih.
Editor; Achmad




