Pasuruan, SuaraRakyat62.com – Semangat nasionalisme kembali bergema dari tanah Pasuruan. Bertempat di Joglo Kejayan, Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XIII Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pasuruan sukses digelar pada Sabtu, 24 Mei 2025, dengan mengusung tema “Bergerak Kaum Nasionalis.”

Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen pergerakan mahasiswa dan pemuda di Pasuruan Raya. Undangan yang hadir meliputi seluruh anggota dan alumni GMNI Pasuruan, kader DPC GMNI, serta perwakilan organisasi kemahasiswaan lain seperti Pemuda Muhammadiyah, PMII, IMM, dan HMI dari Pasuruan Raya.
Konfercab ini dibuka dengan sambutan dari Bung Dandi, selaku Ketua Pelaksana kegiatan. Ia menegaskan pentingnya momentum ini sebagai ruang konsolidasi ideologi dan gerakan. “Konfercab ini bukan hanya agenda formal, tapi bentuk nyata keberlanjutan perjuangan kaum marhaenis dalam menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Dilanjutkan oleh Bung Broni, Ketua DPC GMNI Pasuruan periode 2023–2025, yang menekankan pentingnya memperkuat barisan kaum nasionalis di tengah tantangan ideologi dan krisis kebangsaan. “GMNI harus tetap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan sosial dan keberpihakan terhadap kaum marhaen,” tegasnya.

Kehadiran Bung Kelvin dari DPD GMNI Jawa Timur memperkuat nilai strategis Konfercab ini. Ia menyampaikan bahwa GMNI di tingkat cabang harus menjadi laboratorium kader dan medan praksis perjuangan. “Pasuruan harus jadi contoh pergerakan yang kuat secara ideologis dan organisatoris,” kata Kelvin.
Sementara itu, Bung Ari, mewakili PA GMNI Pasuruan, memberikan refleksi historis dan semangat militansi kader. Tak kalah berkesan, Bung Tuji, Ketua DPC GMNI Pasuruan periode 1998–2000, juga menyampaikan pesan penting tentang kontinuitas perjuangan antar generasi.
Sorotan menarik dalam konfercab kali ini adalah kehadiran Andri Wahyudi, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi PDI Perjuangan, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap gerakan mahasiswa nasionalis. Dalam sambutannya, ia mengatakan, “Gerakan mahasiswa adalah mitra kritis pemerintah, sekaligus penjaga nilai-nilai kebangsaan. GMNI punya tanggung jawab besar terhadap masa depan bangsa.”
Acara Konfercab ke-XIII ini menjadi momentum penting untuk memperkuat barisan kaum nasionalis di Pasuruan, sekaligus menjawab tantangan era dengan semangat juang dan persatuan ideologis. Di tengah berbagai persoalan sosial, GMNI menegaskan komitmennya untuk tetap berada di garis depan perjuangan rakyat.
Pewarta ; Noro




