Blitar, SuaraRakyat62.com – Konferensi Cabang (Konfercab) Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Blitar berlangsung sukses dan penuh semangat perjuangan. Agenda musyawarah tertinggi organisasi tingkat cabang tersebut digelar selama dua hari, mulai 1 hingga 2 Juni 2026, bertempat di Kantor Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Dalam forum yang berlangsung demokratis dan khidmat itu, Bung Adrian Nugraha resmi terpilih sebagai Ketua DPC GMNI Blitar periode baru. Ia akan didampingi Bung Fico yang dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris DPC GMNI Blitar.
Konfercab kali ini mendapat perhatian serius dari jajaran pengurus tingkat pusat maupun daerah. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI di bawah kepemimpinan Risyad-Patra turut hadir melalui Wakil Ketua Bidang Reforma Agraria, Bung Lalu Amar. Sementara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Jawa Timur diwakili oleh Ketua Bidang Pengabdian dan Pemberdayaan Desa, Bung Lucky Andhara.
Kehadiran pengurus pusat dan daerah tersebut menjadi bukti kuat bahwa proses regenerasi kepemimpinan di tubuh GMNI Blitar berjalan dengan baik dan tetap berada dalam semangat ideologis organisasi.
Terpilihnya Adrian Nugraha dan Fico dinilai membawa energi baru bagi DPC GMNI Blitar. Keduanya merupakan mahasiswa aktif dari Universitas Islam Balitar (Unisba) dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan sosial kemasyarakatan.
Duet kepemimpinan muda ini diharapkan mampu membawa GMNI Blitar lebih progresif, responsif terhadap persoalan rakyat, serta tetap konsisten menjadi garda terdepan perjuangan kaum marhaen.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Adrian Nugraha menegaskan komitmennya untuk menjadikan GMNI sebagai organisasi yang benar-benar hadir di tengah masyarakat.
“GMNI harus semakin militan dalam mengabdi kepada rakyat kecil. Kami ingin organisasi ini tidak hanya besar di internal, tetapi juga nyata hadir membersamai masyarakat yang sedang menghadapi berbagai persoalan,” tegas Adrian.
Ia juga menekankan bahwa kepengurusan baru akan fokus memperkuat gerakan kaderisasi, pengabdian masyarakat, dan perjuangan ideologis sesuai ajaran Bung Karno.
“Kami siap menjadi penyambung lidah rakyat yang sejati dan terus memperjuangkan kepentingan kaum marhaen,” ujar Adrian penuh semangat.
Dengan kepemimpinan baru ini, DPC GMNI Blitar diharapkan mampu membuka babak baru pergerakan mahasiswa yang lebih aktif, progresif, dan membumi di tanah kelahiran Sang Proklamator, Bung Karno.
(Tyo)




