Jakarta, SuaraRakyat62.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa setiap anggota DPR harus berani menerima kritik masyarakat, baik yang disampaikan secara halus maupun keras, dengan cara membuktikan kerja nyata.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Puan Maharani: DPR Harus Siap Dikritik, Bekerja untuk Kepentingan Rakyat

Pernyataan itu disampaikan Puan saat membacakan Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024–2025 dalam rapat paripurna khusus di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2025). Sidang tersebut juga digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 DPR RI.

Puan menegaskan, sejarah tidak akan mengingat seberapa banyak undang-undang yang disahkan DPR ataupun besarnya anggaran yang dikelola, melainkan seberapa besar manfaat nyata keputusan DPR bagi rakyat.

“Apakah setiap keputusan DPR RI benar-benar membawa manfaat nyata bagi rakyat? Apakah hidup rakyat lebih mudah dan nyaman? Itu yang akan dicatat sejarah,” tegas cucu Bung Karno tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa mandat sebagai wakil rakyat bukanlah hak istimewa, melainkan tanggung jawab besar yang menuntut dedikasi tinggi. Karena itu, DPR tidak boleh alergi terhadap kritik masyarakat.

“DPR RI harus berani mendengar, berani dikritik, dan menjawabnya dengan kerja nyata. Kritik rakyat, baik lewat demonstrasi maupun media sosial, adalah suara yang wajib kita dengar,” ucap Puan.

Lebih lanjut, Puan mengingatkan agar para anggota DPR lebih banyak memberikan waktu dan perhatian untuk rakyat. “Sudah selayaknya wakil rakyat sibuk membicarakan rakyat, bukan rakyat yang sibuk membicarakan kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Puan juga menyampaikan permintaan maaf kepada rakyat Indonesia apabila kinerja DPR dalam setahun terakhir masih jauh dari sempurna. Ia memastikan bahwa kritik yang masuk akan menjadi bahan evaluasi untuk transformasi DPR ke arah lebih baik.

“Dengan penuh kerendahan hati, atas nama seluruh anggota dan pimpinan DPR RI, saya meminta maaf kepada rakyat Indonesia apabila belum sepenuhnya dapat menjalankan tugas kami sebagai wakil rakyat,” katanya.

Puan menutup pidatonya dengan ajakan agar seluruh anggota DPR memperkuat komitmen dan kerja nyata demi menghadirkan parlemen yang benar-benar menjadi rumah rakyat, suara rakyat, dan perjuangan rakyat.

 

 

Pewarta; Goek