PADANG LAWAS UTARA, Suararakyat62.com — Kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) kembali ditunjukkan Kapolres Padang Lawas Utara, AKBP Dhery Pajariandono, S.I.K., M.H.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Relakan Basah Seberangi Sungai, Kapolres Paluta Pastikan Petani Aman

Kapolres turun langsung menyambangi para petani Koperasi Produsen Tani Aman Makmur yang berada di Dusun Pardomuan, Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, Sabtu (29/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, AKBP Dhery Pajariandono didampingi Kabag Ops Danil, Kasat Intelkam serta puluhan personel Polres Padang Lawas Utara, Kapolsek Ujung Batu AKP Abdul Hakim, SH, MH, Turut hadir Bhabinsa Koko Malau, Camat Syahbana Hasibuan dan Kepala Desa Pangaduan Hasibuan.

Kehadiran Kapolres bukan untuk memperkeruh situasi, melainkan memastikan masyarakat, khususnya para petani, dapat beraktivitas dalam kondisi aman dan nyaman. Di sisi lain, kehadiran personel kepolisian juga sebagai langkah menjaga situasi tetap kondusif bagi seluruh pihak yang berkepentingan di wilayah tersebut.

Bahkan, demi bertemu langsung dengan para petani, Kapolres tampak rela menyeberangi sungai hingga basah. Sikap tersebut menjadi gambaran bahwa orang nomor satu di jajaran Polres Padang Lawas utara itu tidak ingin hanya menerima informasi dari laporan, tetapi memilih melihat dan mendengar langsung kondisi masyarakat di lapangan.

Di hadapan para petani, Kapolres memberikan arahan sekaligus edukasi ,AKBP Dhery juga mengimbau para petani agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun kegiatan lainnya yang berpotensi merugikan diri sendiri, masyarakat sekitar ataupun pihak lainnya.

“Yang paling utama adalah keamanan dan ketertiban. Jangan melakukan pembakaran atau kegiatan yang nantinya dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pesan Kapolres kepada para petani.

Menurutnya, menjaga situasi tetap aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat diminta tetap mengedepankan komunikasi dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik.

Usai memberikan arahan dan edukasi, Kapolres bersama rombongan meninggalkan lokasi. Sementara para petani tetap melanjutkan aktivitas mereka dengan suasana yang relatif kondusif.

Pantauan di lokasi hingga Sabtu (29/8/2026), para petani telah mendirikan sejumlah tenda sebagai tempat beraktivitas dan bertahan di kawasan tersebut. Selain itu, para petani juga telah melakukan penanaman sekitar 600 batang kelapa di lahan yang mereka garap.

Kehadiran langsung Kapolres Paluta di tengah-tengah petani dinilai menjadi langkah penting dalam memastikan persoalan di lapangan tetap berada dalam koridor keamanan dan ketertiban, sehingga tidak berkembang menjadi konflik terbuka.

Terlebih, keberadaan aktivitas perusahaan PT SRL di kawasan tersebut sebelumnya diketahui menjadi bagian dari persoalan yang tengah mendapat perhatian masyarakat, menyusul informasi bahwa izin usahanya telah dicabut pada Februari lalu.

Dengan turun langsung ke lapangan, Polres Padang Lawas menunjukkan komitmennya untuk menjaga Harkamtibmas sekaligus memastikan seluruh pihak dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun ketertiban masyarakat.(es)