PEKANBARU, Suararakyat62 – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau guna mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui pertemuan langsung dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau SF Hariyanto di Ruang Rapat Gubernur Riau, Senin (26/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kampar menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan yang membutuhkan dukungan Pemerintah Provinsi Riau, meliputi pembangunan Jalan Muara Takus, Jalan Suram–Sinama Nenek, serta pembangunan Jembatan Sei Sibam di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, sedangkan untuk pembangunan lokal SD 017 telah kita masukkan ke APBDP Tahun ini. Begitu juga dengan pembangunan dan pengembangan kawasan PLTA Koto Panjang XIII Koto Kampar.
Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan bahwa sejumlah program pembangunan yang diajukan akan ditindaklanjuti untuk mendapatkan dukungan pembiayaan melalui APBD Provinsi Riau.
Namun demikian, ia meminta Pemerintah Kabupaten Kampar segera menyelesaikan tahapan teknis yang diperlukan, termasuk reviu perencanaan dan penyelesaian pembebasan serta ganti rugi lahan, agar program pembangunan dapat segera diproses dan direalisasikan.
“Beberapa pembangunan ini akan kita dukung melalui APBD Provinsi Riau. Kami minta kepada Bupati Kampar agar segera melakukan reviu dan menyelesaikan persoalan pembebasan serta ganti rugi lahan. Jika seluruh persyaratan sudah siap, program ini bisa segera kita proses untuk pelaksanaannya,” tegas SF Hariyanto.
Ia menekankan Salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut adalah rencana pembangunan Jalan Muara Takus sepanjang kurang lebih 17 kilometer. Menurut SF Hariyanto, pembangunan jalan ini sangat penting karena akan membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan kawasan wisata dan peninggalan sejarah Candi Muara Takus.
Terlebih, kawasan Candi Muara Takus beberapa waktu lalu mendapat perhatian dan dukungan langsung dari Kementerian Kebudayaan RI melalui kunjungan Menteri Kebudayaan ke Kabupaten Kampar.
“Jalan Muara Takus ini sangat penting untuk kita bangun karena dampaknya akan besar bagi masyarakat. Kita dorong penataannya menjadi dua jalur. Karena itu, pembebasan lahannya harus segera diselesaikan agar pekerjaan fisik bisa dimulai,” ujar SF Hariyanto.
Ia menegaskan, pembangunan akses menuju kawasan Candi Muara Takus tidak hanya berorientasi pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kalau aksesnya semakin baik, pariwisata akan hidup, UMKM berkembang, dan ekonomi masyarakat ikut bergerak. Ini yang harus kita dorong bersama,” tambahnya.
Selain Jalan Muara Takus, SF Hariyanto juga menyoroti kondisi Jembatan Rumbio di Kecamatan Kampar yang menurutnya telah lama terbengkalai. Ia meminta agar kondisi dan kebutuhan penanganannya segera dihitung secara teknis sehingga langkah tindak lanjut dapat ditentukan.(ps)




