Bangkalan, SuaraRakyat62.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menerima hibah aset Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tangkel dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Infrastruktur yang berada di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu sisi Madura (KKJSM) tersebut diharapkan dapat memperkuat sekaligus memperluas pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
SPAM Tangkel Rp71 Miliar Resmi Dihibahkan ke Pemkab Bangkalan, Akses Air Bersih Bakal Diperluas

Serah terima hibah dilaksanakan di Kantor Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PU, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Prosesi tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian hibah serta berita acara serah terima operasional SPAM Tangkel.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan, keberadaan SPAM Tangkel tidak hanya menambah aset milik daerah, tetapi juga menjadi infrastruktur strategis untuk mendukung peningkatan akses masyarakat terhadap layanan air bersih.

Menurutnya, Pemkab Bangkalan akan mengoptimalkan pengelolaan SPAM tersebut melalui PUDAM Sumber Sejahtera agar kapasitas dan cakupan pelayanan air bersih dapat semakin diperluas.

“SPAM Tangkel akan kami optimalkan melalui PUDAM Sumber Sejahtera. Harapannya, kapasitas pelayanan air bersih di Bangkalan dapat semakin luas,” ujar Lukman saat dikonfirmasi, Sabtu (29/8/2026).

Lukman menegaskan, Pemkab Bangkalan akan mendorong agar SPAM Tangkel dapat dikelola secara optimal sehingga keberadaan infrastruktur tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

SPAM Tangkel diketahui dibangun pada 2017 dengan nilai investasi sekitar Rp71 miliar. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi salah satu penopang peningkatan pelayanan air bersih sekaligus mendukung pengembangan kawasan KKJSM.

Kawasan tersebut memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu pintu masuk menuju Kabupaten Bangkalan. Karena itu, menurut Lukman, ketersediaan infrastruktur dasar seperti air bersih menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan kawasan ke depan.

“Ketersediaan air merupakan kebutuhan dasar yang turut menentukan daya dukung kawasan bagi aktivitas ekonomi, permukiman, maupun investasi,” katanya.

Ia menambahkan, kawasan di sekitar kaki Jembatan Suramadu sisi Madura memiliki potensi untuk terus berkembang seiring dengan rencana masuknya investasi dan pengembangan industri di Kabupaten Bangkalan.

“Keberadaan SPAM ini tentu menjadi salah satu infrastruktur pendukung bagi pengembangan kawasan, termasuk aktivitas industri dan investasi yang akan masuk ke Bangkalan,” terang Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PUDAM Sumber Sejahtera, Sjobirin Hasan, menjelaskan bahwa pemanfaatan SPAM Tangkel akan diarahkan untuk memperluas cakupan pelayanan air bersih, khususnya di wilayah selatan Kabupaten Bangkalan.

Cakupan pelayanan tersebut antara lain direncanakan menjangkau wilayah Kecamatan Kwanyar hingga Labang. Sejumlah kawasan permukiman di sekitar KKJSM juga berpotensi mendapatkan layanan dari sistem tersebut, termasuk kawasan Perumahan Kokoh City.

“Cakupan layanan nantinya dapat diperluas, terutama dari Kwanyar sampai Labang, termasuk kawasan permukiman di sekitar KKJSM,” ujar Sjobirin.

Menurut Sjobirin, air yang dihasilkan dari SPAM Tangkel memiliki kualitas yang baik. Dalam pengembangannya, jaringan distribusi SPAM Tangkel akan menggunakan jalur tersendiri dan tidak langsung digabungkan dengan jaringan PUDAM yang telah beroperasi.

“Jaringannya akan menggunakan jalur khusus dan tidak digabung dengan jaringan existing PUDAM,” pungkasnya.

Dengan diterimanya hibah tersebut, Pemkab Bangkalan kini memiliki tanggung jawab untuk memastikan aset SPAM Tangkel dapat dikelola secara efektif, berkelanjutan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Perluasan cakupan layanan juga menjadi tantangan berikutnya agar investasi infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal.

 

(Sul)