Pasuruan, SuaraRakyat62.com –
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Alun-Alun Selatan, Kota Pasuruan, pada Selasa (15/7/2025) pukul 17.15 WIB, menyebabkan seorang pemotor, M. Helmi (24), mengalami patah tulang setelah tergelincir akibat tumpahan solar di tengah jalan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Tumpahan Solar Sebabkan Kecelakaan di Selatan Alun-Alun Kota Pasuruan: Pengendara Patah Tulang

Helmi yang mengendarai sepeda motor N-3975-VAK melaju dari arah utara ke selatan ketika tiba-tiba ban motornya kehilangan kendali di atas genangan cairan licin. Warga sekitar segera memberikan pertolongan.

Korban sempat dilarikan ke RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan untuk mendapatkan penanganan awal, sebelum dirujuk ke RSUD Bangil akibat cedera serius.

Menurut Surat Keterangan Kecelakaan Lalu Lintas No. Srt Ket/227/VII/2025/Laka Lantas yang dikeluarkan oleh AIPTU Danu Prabowo, S.H., kecelakaan murni disebabkan oleh kondisi jalan licin karena tumpahan solar yang belum diketahui asalnya.

Salah satu saksi mata, warga sekitar bernama Anas (38), menjelaskan bahwa dirinya melihat secara langsung saat motor korban terpeleset.

“Saya pas lagi duduk di warung pinggir jalan, tiba-tiba suara gesekan keras, lalu motor korban langsung ambruk. Banyak warga langsung bantu. Jalan itu memang terlihat berminyak sejak siang, entah dari truk mana yang bocor,” ujar Anas.

Saksi lain juga membenarkan bahwa tumpahan solar sudah terlihat beberapa jam sebelum kejadian namun belum ada penanganan dari pihak terkait.

Ketua LPK Pasopati, Bukhin, mendesak agar ada investigasi menyeluruh untuk mengetahui sumber tumpahan dan meminta penegakan hukum terhadap pihak yang lalai.

“Ini sudah bukan kali pertama. Jalan umum yang dilalui masyarakat harus steril dari bahaya semacam ini. Solar tumpah di jalan sama saja dengan membentangkan jebakan. Kami berharap kejadian ini diusut dan tidak terulang,” tegasnya.

Bukhin juga mengimbau pengendara untuk tetap waspada, memeriksa kondisi kendaraan, dan segera melaporkan potensi bahaya di jalanan ke aparat atau dinas terkait.

Saat ini, warga sekitar berharap Dinas Perhubungan dan Kepolisian segera melakukan pengecekan rutin terhadap kendaraan berat dan memantau titik-titik rawan tumpahan untuk menghindari kecelakaan serupa.

 

 

Pewarta ; Moel