Morotai, SuaraRakyat62.com — Aliansi Pemuda Rakyat Morotai (Ampera) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menyebut Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Morotai krisis berpikir.

Ketua Ampera Morotai, Zulkifli Samania, mengatakan banyak sekali dihujani pernyataan-pernyataan yang sungguh memperlihatkan betapa keringnya logis berpikir para anggota DPRD di Fraksi PSI.
“Kekacauan pikiran itu terlihat akibat salah tafsir yang membuat kita yang menyaksikan pun merasa seolah tidak memahami atas pola dan gaya kawan-kawan di DPRD,” ujarnya Kamis (12/6/2025).
Pernyataan 100 hari masa kerja Bupati dan Wakil Bupati Morotai yang ditepis Fraksi PSI itu. Kata Aktivis Ampera daya pikir model itu terkesan recehan.
“Yang di bungkus dengan kalimat evaluasi yang sebetulnya upaya itu bagian dari langka kritik seorang wakil ketua II DPRD bersama dua orang anggota fraksi di hadapan publik memperlihatkan ada defisit akal dan krisis pemaknaan tentang fungsi anggota DPRD itu,” tegasnya.
Menurutnya, seharusnya sebagai pimpinan lembaga kawan-kawan yang saat ini diberi mandat sebagai anggota DPRD harus memahami hubungan Legislatif dan Eksekutif supaya sinergitas membangun Daerah.
“Supaya kedudukan DPRD dan Kepala daerah sama-sama sebagai penyelenggara pemerintah daerah, artinya DPRD dan Bupati disebut pemerintah daerah,” cetusnya.
Calon ketua DPD KNPI Morotai ini kemudian menilai pemikiran fraksi PSI salah menafsirkan kedudukan hubungan DPRD dan Bupati.
“Sehingga seolah-olah seluruh tanggung jawab atau problem daerah di bebankan pada urusan bupati, hal ini di sebabkan kecenderungan DPRD menyebut dirinya bagian dari lembaga terpisah, fungsi kontrol atau pengawasan menjadi tunggal kepunyaan DPRD nyaris salah,” katanya.
“Di sinilah titik poin pentingnya, seharusnya jika terjadi polemik atau ada sejumlah isu daerah itu bagian dari tugas bersama, mestinya ada upaya bahu-membahu bahwa jika bupati di kritik artinya ada beban tanggung jawab DPRD disitu, bukan sebaliknya seolah menyalahkan bupati dan menjadi pemicu polemik atau melepas tanggung jawab,” pungkas Zulkifli.
Pewarta ; Irjan_Nyong




