PASURUAN, SUARARAKYAT62.COM — Sedikitnya empat warga miskin di Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, dikabarkan hingga kini belum tersentuh bantuan sosial pemerintah, baik dari program BPNT, PKH, BLT, maupun bantuan kesehatan PBI-JK.

Permasalahan tersebut mencuat setelah warga setempat menyampaikan keluhan kepada Media dan Perangkat Desa. Mereka berharap Pemerintah Desa dan Dinas terkait segera melakukan pendataan ulang agar bantuan tepat sasaran.
Salah satu warga yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa kondisi ekonomi penerima bantuan di Desa tersebut tidak merata dan masih terdapat warga yang dinilai lebih layak namun tidak mendapatkan program apapun.

“Saya sudah beberapa kali tanya ke perangkat Desa, tapi jawabannya selalu menunggu pendataan pusat. Sementara kebutuhan hidup semakin sulit,” ujarnya.
Menurut informasi yang dihimpun, keempat Warga tersebut hidup dengan kondisi yang memprihatinkan. Ada yang bekerja serabutan dan ada pula lansia yang tinggal seorang diri tanpa penghasilan tetap.
Warga menilai perlunya verifikasi ulang Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar warga miskin baru maupun yang sebelumnya terlewat dapat masuk sebagai penerima manfaat.

Sementara itu, Kepala Desa Sungi Wetan, Kholil ketika dikonfirmasi mengaku akan mengecek dan menindaklanjuti laporan tersebut melalui proses validasi bersama pendamping sosial.
“Kalau BLT DD kemarin sudah pada dapat, Kalau PKH dan BPNT Dinas sosial yang menentukan,” terang Kades saat dikonfirmasi.
Fakta yang ada, apa yang disampaikan Kades tidak sesuai dengan pengakuan 4 warga yang bersangkutan, yang mengatakan tidak pernah ada bantuan dari desa ataupun pemerintah.
Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah agar bantuan sosial benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan, bukan hanya berdasarkan data lama yang tidak diperbarui.
Penulis : Abdul Khalim




