Madiun, SuaraRakyat62.com – Polres Madiun menggelar Deklarasi Pesilat Pemersatu Bangsa di Gedung Kampung Pesilat Kabupaten Madiun, Selasa (9/9/2025). Agenda ini menjadi momentum penting untuk menyatukan tekad seluruh perguruan silat di Madiun dalam menjaga persaudaraan dan menolak segala bentuk provokasi.

Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri ketua umum dan perwakilan dari 14 perguruan silat, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta tamu undangan. Para pesilat bersama-sama mengucapkan ikrar untuk bersatu, mengedepankan persaudaraan, dan menjaga kondusifitas di tengah masyarakat.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pesilat memiliki peran strategis dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.
“Saya mengajak seluruh perguruan silat dan warga pesilat untuk terus bersatu, tidak mudah terprovokasi, serta mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Madiun,” tegas Kapolres.
Sebagai bentuk apresiasi, Kapolres Madiun menyerahkan piagam penghargaan kepada 14 perguruan silat atas dedikasi dan kerja sama mereka menjaga kondusifitas wilayah hukum Polres Madiun.
“Penghargaan ini adalah bukti bahwa Polri sangat menghargai peran aktif perguruan silat dalam menjaga keamanan. Mari kita jaga kebersamaan ini demi terciptanya Madiun yang aman, damai, dan harmonis,” tambahnya.

Deklarasi ini sekaligus menjadi tonggak penting untuk memperkuat citra positif perguruan silat. Bahwa pesilat sejati bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai persaudaraan, sportivitas, dan cinta tanah air.
Dengan deklarasi ini, Polres Madiun bersama perguruan silat berkomitmen memperkokoh sinergitas, menjaga keamanan bersama, serta memastikan Kabupaten Madiun tetap menjadi daerah yang damai dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
Pewarta; Insan




