Lumajang, SuaraRakyat62.com – Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang menggelar Rapat Kerja untuk memperkuat sinergi program toleransi dan kerukunan umat beragama di Lumajang, Jumat (21/11/2025). Pertemuan berlangsung di Ruang Komisi D dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi D, Supratman, S.H., dengan menghadirkan perwakilan FKUB, FPKUB, serta organisasi kepemudaan Gema Utama.

Dalam kesempatan itu, Supratman menegaskan bahwa rapat kerja sekaligus menjadi ajang silaturahmi guna memperkuat komitmen menciptakan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.
“Hari ini kami memperkuat toleransi dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Lumajang. Selain itu, kami juga membangun sinergi karena Komisi D ini membidangi kesejahteraan rakyat, termasuk pembinaan toleransi,” ujar Supratman.
Dorongan Penguatan Peran FKUB & Kurikulum Moderasi Beragama
Dalam diskusi, Supratman menyoroti sejumlah isu strategis yang perlu disejajarkan antara pemerintah dan masyarakat. Ia menilai FKUB sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama perlu mendapat dukungan lebih, baik dari sisi fasilitas maupun anggaran.
“Banyak hal yang harus diperhatikan pemerintah, salah satunya penyediaan sekretariat FKUB, penerapan muatan lokal moderasi beragama di sekolah, hingga kebutuhan mobil operasional. Semua ini akan kami sampaikan kepada pihak terkait,” jelasnya.
Komisi D DPRD Lumajang juga berkomitmen mendorong kenaikan anggaran operasional FKUB tahun 2027, agar program pembinaan kerukunan dapat berjalan lebih optimal dan menyentuh lebih banyak lapisan masyarakat.

Supratman menegaskan bahwa DPRD Lumajang berkomitmen membangun kehidupan sosial masyarakat yang damai dan saling menghormati. Keterlibatan FKUB, FPKUB, dan Gema Utama dinilai sangat vital untuk menjaga Lumajang tetap menjadi daerah yang rukun dan menjunjung tinggi nilai toleransi.
“Rapat kerja ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat dalam menjalankan program moderasi beragama serta menjaga kerukunan sosial di Lumajang,” tutupnya.
Rapat kerja berjalan lancar dan produktif, menandai tekad bersama untuk memastikan masyarakat Lumajang terus hidup dalam keberagaman yang damai dan saling menghargai.
(Hbl)




