Ngawi, SuaraRakyat62.com – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan mutu pendidikan kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang mendukung proses belajar-mengajar. Pada Senin (12/5), Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meresmikan gedung perpustakaan baru di SMAN 1 Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Gedung tersebut telah selesai direhabilitasi menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK).

Dalam sambutannya, Aries menekankan bahwa perpustakaan bukan sekadar bangunan pelengkap, tetapi pusat pengetahuan yang memiliki peran vital dalam pembentukan karakter dan wawasan siswa.

“Perpustakaan adalah jantung dari sebuah lembaga pendidikan. Dengan fasilitas yang representatif dan koleksi buku yang sesuai dengan perkembangan zaman, kita dapat menumbuhkan budaya baca dan meningkatkan literasi siswa. Ini adalah kunci untuk menghadapi tantangan global di era informasi,” ujar Aries.
Gedung perpustakaan yang baru ini dirancang dengan konsep modern, menyediakan ruang baca yang nyaman, pencahayaan yang baik, serta sistem pengelolaan buku berbasis digital. Langkah ini dinilai penting agar perpustakaan tetap relevan dan diminati oleh generasi muda yang kini lebih akrab dengan teknologi.
Usai acara peresmian, Aries bersama Wakil Bupati Ngawi, Dr. Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si., melakukan peninjauan langsung terhadap sarana dan prasarana yang ada di lingkungan SMAN 1 Jogorogo. Keduanya menyampaikan apresiasi atas kebersihan dan kerapihan sekolah, yang dinilai sangat mendukung proses belajar-mengajar.

“Lingkungan sekolah ini sangat asri dan bersih. Ini patut diapresiasi karena menunjukkan kepedulian pihak sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman. Namun, ada beberapa bagian yang masih perlu diperbaiki, dan kami mendorong pihak sekolah untuk melakukan pembenahan secara bertahap,” kata Aries.
Dalam kunjungan tersebut, juga dibahas pentingnya pemeliharaan fasilitas sekolah secara berkelanjutan. Aries menegaskan bahwa sekolah harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika zaman, termasuk dalam hal literasi digital dan pembangunan karakter peserta didik.
Sementara itu, Wakil Bupati Ngawi, Dr. Dwi Rianto Jatmiko, menyampaikan harapannya agar perpustakaan baru ini benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa dan guru sebagai sarana belajar yang produktif.
“Kami ingin fasilitas ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar digunakan secara aktif oleh seluruh warga sekolah. Literasi bukan hanya membaca buku, tapi juga membentuk cara berpikir kritis dan bijak dalam menyikapi informasi,” tegasnya.

Pembangunan dan rehabilitasi perpustakaan ini merupakan bagian dari program prioritas Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam mewujudkan sekolah ramah belajar yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Fokus utamanya adalah menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu membentuk generasi yang literat, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
Dengan langkah konkret seperti ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menunjukkan keseriusan dalam menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan daerah. Perpustakaan modern di SMAN 1 Jogorogo diharapkan menjadi model inspiratif bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur dalam mengembangkan fasilitas penunjang pendidikan yang berkualitas.
Penulis ; Achmad




