Rokan Hulu, SuaraRakyat62.com – Dalam upaya mendorong peningkatan literasi di lingkungan pemasyarakatan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan mengutus stafnya mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan Sekolah dan Desa se-Kabupaten Rokan Hulu yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Rohul, Rabu (23/7/2025).

Bertempat di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip, kegiatan ini diikuti berbagai pengelola perpustakaan dari sekolah, desa, hingga instansi. Lapas Pasir Pangarayan menghadirkan Amril Fahmi, staf pembinaan sekaligus pengelola perpustakaan internal, sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas literasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Delviana Fransiska, Pustakawan Ahli Muda dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, tampil sebagai narasumber dengan membawakan materi tentang pengelolaan perpustakaan inklusif, administrasi perpustakaan, serta strategi membangun budaya literasi.
Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, mengapresiasi keikutsertaan stafnya dalam kegiatan ini.
“Ini adalah langkah konkret untuk menjadikan perpustakaan lapas sebagai ruang belajar aktif dan produktif. Harapannya, ilmu dari bimtek ini bisa memperkuat peran perpustakaan dalam proses pembinaan kepribadian WBP,” jelasnya.
Partisipasi ini juga sejalan dengan arahan Menteri Hukum dan HAM RI Agus Andrianto, Dirjen Pemasyarakatan Mashudi, serta Kakanwil Kemenkumham Riau Maizar, yang mendorong peningkatan program pembinaan berbasis literasi di lembaga pemasyarakatan.
Lapas Pasir Pangarayan terus berkomitmen menjadikan literasi sebagai bagian penting dari proses reintegrasi sosial warga binaan, menjembatani harapan baru menuju kehidupan yang lebih baik.
Pewarta ; Esra
Sumber ; Humas Lapas Pasir Pangarayan




