Morotai, SuaraRakyat62.com — Suasana lengang menyelimuti gedung DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Kantor yang seharusnya menjadi pusat aktivitas legislatif itu tampak sepi bak bangunan tak berpenghuni. Hanya beberapa pegawai dan segelintir anggota dewan yang terlihat, sementara sebagian besar lainnya diduga berada di luar daerah.

Pantauan media ini pada Selasa (24/6/2025) menunjukkan bahwa dari total anggota DPRD, hanya tiga orang yang terlihat hadir di kantor. Sisanya, sekitar delapan anggota dikabarkan tengah melakukan perjalanan dinas ke Jakarta selama dua pekan terakhir.
Kondisi ini menuai keluhan dari warga. Rois, warga Kecamatan Morotai Utara, mengaku kecewa karena sulit bertemu anggota dewan saat hendak menyampaikan aspirasi.
“Sudah beberapa kali kami ke kantor DPRD, tapi anggota dewan tidak ada. Kami tanya ke pegawai, mereka bilang sebagian besar sudah dua minggu keluar daerah ke Jakarta,” ungkap Rois kepada media ini.
Sementara itu, salah satu anggota DPRD yang hadir, Wardi Anwar, membenarkan bahwa sebagian besar rekannya memang sedang berada di luar daerah.
“Memang ada yang ke Jakarta, tapi sebagian ada juga yang tadi di kantor, cuma sudah pulang istirahat. Yang saya lihat tadi hanya Wakil Ketua I, Pak Yafet Sidigol, dan saya sendiri,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Sekretaris Dewan (Sekwan) Nana Suriana Kharie belum memberikan tanggapan terkait keberadaan para anggota dewan tersebut maupun kejelasan agenda dinas luar yang dimaksud.
Ketidakhadiran mayoritas anggota DPRD Morotai ini menimbulkan pertanyaan publik, tidak hanya soal kinerja, tetapi juga efektivitas penggunaan anggaran daerah. Sebab, perjalanan dinas yang berkepanjangan tanpa transparansi dan hasil kerja yang jelas berpotensi menjadi pemborosan uang rakyat.
Pewarta ; Nyong_Irjan




