Morotai, SuaraRakyat62.com – Sebanyak 550 prajurit TNI AD dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 822/Satria Magawe resmi tiba di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Minggu (27/7/2025). Mereka tiba melalui Pelabuhan Imam Lastori Daruba setelah diberangkatkan dari Ambon menggunakan KRI Teluk Calang 524.

Pasukan ini dipimpin langsung oleh Mayor Inf Raju Pacilasera, terdiri dari 20 perwira, 175 bintara, dan 355 tamtama, yang akan mengemban dua misi utama: pertahanan dan pembangunan teritorial.
Dandim 1514/Morotai, Letkol Arh. Masykur Akmal, menegaskan bahwa kehadiran Yonif 822 bukan hanya untuk memperkuat aspek pertahanan di daerah perbatasan, tetapi juga untuk mendorong pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
“Dengan adanya batalyon ini, kami harap Morotai tidak lagi dikenal sebagai daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), tetapi sebagai wilayah strategis yang produktif dan mandiri,” ujar Dandim.
Ia menyebutkan Yonif 822 membawa program unggulan berupa empat kompi produksi yang bergerak di bidang pertanian, peternakan, konstruksi, dan kesehatan, yang mendukung visi nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan.
Sementara itu, Danyon 822/SM Mayor Inf Raju Pacilasera menegaskan bahwa batalyon yang dipimpinnya siap menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI dari segala bentuk ancaman, baik dari luar maupun dari dalam negeri.
“Kami datang tidak hanya membawa semangat juang untuk mempertahankan NKRI, tapi juga komitmen untuk membangun Morotai bersama rakyat. Kami ingin menjadi bagian dari perubahan nyata,” tegas Mayor Raju.
Kehadiran pasukan Yonif 822 di Morotai diharapkan menjadi tonggak awal transformasi wilayah terluar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan ketahanan nasional, sebagaimana cita-cita besar Presiden Republik Indonesia dalam membangun Indonesia dari pinggiran.
Pewarta ; Nyong_Irjan




