Morotai, SuaraRakyat62.com – Universitas Pasifik (Unipas) Morotai, Maluku Utara, resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2025/2026. Tahun ini, jumlah pendaftar melonjak drastis dengan total 428 mahasiswa baru, meningkat sekitar 75 persen dibanding tahun sebelumnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Peminat Melonjak 75 Persen, Unipas Morotai Resmi Gelar PKKMB Tahun Akademik 2025/2026

Rektor Unipas Morotai, Irfan Hi. Abdu Rahman, dalam sambutannya mengatakan bahwa peningkatan jumlah mahasiswa baru menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap Unipas semakin tinggi.

“Selama menempuh pendidikan, mahasiswa baru diharapkan mampu mengasah kemampuan intelektual serta mempersiapkan diri untuk berkontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujar Irfan saat dimintai keterangan awakmedia, Rabu (20/08/2024).

PKKMB kali ini mengusung tema “Unipas Berkarya, Berdampak untuk Bangsa, Wujudkan Indonesia Emas 2045.” Irfan menegaskan, tema tersebut bukan hanya slogan, tetapi juga komitmen kampus dalam mencetak generasi unggul.

Unipas Morotai sendiri berdiri sejak tahun 2013 dan telah meluluskan sekitar 2.000 alumni yang kini tersebar di berbagai bidang pengabdian. Menurut Irfan, capaian tersebut menunjukkan kontribusi nyata kampus dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Pulau Morotai.

“Unipas adalah tempat mengasah kemampuan intelektual, emosional, serta membentuk pola pikir mahasiswa agar sesuai dengan cita-cita bangsa. Alumni yang sudah berkiprah di berbagai sektor adalah bukti nyata kontribusi itu,” tambahnya.

Saat ini, Unipas memiliki 11 Program Studi yang seluruhnya telah terakreditasi Baik (B), termasuk pada aspek kelembagaan. Hal ini menegaskan bahwa kampus telah memenuhi standar pendidikan tinggi nasional sesuai regulasi yang berlaku.

Selain itu, Rektor menegaskan komitmennya menjaga citra kampus. Ia menolak keras praktik perundungan maupun perilaku yang merusak iklim akademik.

“Tidak boleh ada kasus perundungan atau kekacauan di Unipas. Setiap mahasiswa harus dibina untuk tumbuh secara kritis, serta mampu mengaktualisasikan diri melalui kegiatan akademik maupun non-akademik,” tegasnya.

Pada tahun akademik 2025/2026, pemerintah masih mengalokasikan program pendidikan gratis bagi mahasiswa Unipas Morotai. Kebijakan ini diawasi langsung oleh Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai bersama Kejaksaan Tinggi.

“Jika ada mahasiswa yang lalai menyelesaikan kewajiban akademiknya, maka aparat penegak hukum berhak mengidentifikasi dan menindaklanjuti. Program pendidikan gratis ini harus dijaga dengan baik,” tandas Irfan.

Dengan peminat yang terus meningkat, Unipas Morotai semakin menunjukkan perannya sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi yang strategis di Maluku Utara.

 

Pewarta ; Irjan_Nyong