Kota Malang, SuaraRakyat62.com – Polresta Malang Kota kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) tahap kedua. Sebanyak 48,5 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dilepas dari Mapolresta Malang Kota menuju lima Polsek jajaran, Kamis (14/8/2025).

Pada tahap pertama, Polresta Malang Kota telah menyalurkan 36 ton beras. Dengan distribusi tahap kedua ini, total beras yang sudah dibagikan mencapai 84,5 ton.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono, SH, SIK, MSi, didampingi Kepala Diskoperindag Kota Malang, perwakilan Bulog, dan Wakapolresta AKBP Oskar Syamsuddin, SIK, MT. Masyarakat yang hadir juga bisa langsung membeli beras murah seharga Rp55.000 per kemasan 5 kilogram di lokasi.
“Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk kepedulian Polri untuk membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” ujar Kombes Pol Nanang.
Ia menegaskan, kualitas beras SPHP tidak kalah dengan beras premium. “Saya sendiri sudah mencoba, rasanya enak, pulen, dan layak konsumsi. Masyarakat tidak perlu khawatir, pasokan Bulog aman hingga akhir tahun,” jelasnya.
Program ini juga memudahkan warga, karena cukup datang ke Polsek terdekat tanpa harus jauh-jauh ke pasar. Salah satu warga, Siti Aminah (45), mengaku sangat terbantu.
“Berasnya bagus, harganya murah. Saya bisa hemat tapi tetap makan enak,” ujarnya sambil membawa dua sak beras.
Kombes Pol Nanang menambahkan, GPM Polri ini merupakan instruksi langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Tujuannya mempercepat distribusi beras SPHP sekaligus mengantisipasi lonjakan harga.
“Polri berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah di bidang pangan. Ini adalah bentuk sinergi kepolisian, pemerintah daerah, dan Bulog untuk menjaga ketahanan pangan serta meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.
Penulis ; Mak Ila
Sumber ; Humas Polresta Malang




