Trenggalek, SuaraRakyat62.com – Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, memberikan tiga pesan penting kepada para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) saat membuka kegiatan orientasi di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin (20/10/2025).

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa menjadi ASN bukan hanya soal status pekerjaan, tetapi juga tentang semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Ia meminta para pegawai baru untuk menanamkan orientasi kerja yang berfokus pada pengabdian dan pelayanan publik.
“Tiga pesan penting saya untuk para P3K, pertama, jangan hanya bercita-cita menjadi pegawai, tapi jadilah abdi masyarakat yang membantu pemerintah memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Pesan kedua, lanjut Bupati, pengangkatan P3K dalam jumlah besar sering kali dianggap menjadi beban anggaran daerah. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar seluruh P3K menunjukkan kinerja yang optimal agar tidak dipandang sebagai beban APBD.
“Biar tidak dianggap menjadi beban APBD, tunjukkan kinerja terbaik. Anggaran daerah ini untuk membangun ekonomi masyarakat, dan P3K harus berperan aktif dalam mendukung pembangunan itu,” ujarnya.
Pesan ketiga, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pegawai dan pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi lokal. Ia mendorong para ASN dan P3K untuk berbelanja serta berwisata di daerah sendiri sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha dan potensi lokal.

Selain itu, Bupati Arifin juga mengajak para pegawai untuk menyalurkan sebagian rezekinya melalui zakat, infak, dan sedekah di Baznas Trenggalek, agar manfaatnya dapat kembali kepada masyarakat yang kurang mampu.
Kegiatan orientasi P3K ini diikuti oleh 240 peserta dari formasi tahun 2024 tahap pertama, yang terdiri atas tenaga pendidik dan jabatan pelaksana di lingkungan pendidikan SD dan SMP. Kegiatan dilaksanakan dalam enam angkatan, dengan tujuan membentuk profesionalisme, etika kerja, serta semangat pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
Melalui kegiatan ini, Bupati berharap seluruh ASN dan P3K dapat menjadi motor penggerak kemajuan daerah. “Mari kita bangun Trenggalek dengan kerja nyata, gotong royong, dan semangat pengabdian untuk masyarakat yang lebih sejahtera,” pungkasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah, ASN, dan P3K, cita-cita menuju Trenggalek yang maju, mandiri, dan sejahtera bukanlah hal yang mustahil. Semua bermula dari niat tulus untuk mengabdi dan bekerja dengan hati demi kemaslahatan bersama.
Pewarta; Yoyok




